• Penanaman kebun sayur percontohan, inisiatif KTNA Rohul di Desa Rambah Utama, Rambah Samo

PASIR PENGARAYAN -- Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) di DPRD Rohul, menyatakan siap membantu Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) memperjuangkan anggaran APBN untuk mengembangkan perternakan dan pertanian di negeri Seribu Suluk.

Komitmen itu, ditegaskan anggota Fraksi PDI-P DPRD Rohul, Sumiartini, usai menghadiri kegiatan panen Raya Pedet di Desa Rambah Utama, Rambah Samo, Rabu 30 Nopember 2016 sore.

Tegas Sumiartini, tahun 1980 saat itu Rohul masih tergabung di kabupaten Kampar, Rohul seperti Desa Rambah Utama, jadi sentra produksi daging di Provinsi Riau. Seiring berjalanya waktu, perternakan sapi mulai ditinggalkan warga, karena banyaknya masyarakat beralih kembangkan perkebunan sawit, serta ketersedian pakan.

Kemudian diera pemerintahan Bupati Achmad, Pemkab Rohul sebenarnya sudah berupaya mengembalikan Rohul sebagai Sentra daging sapi di Provinsi Riau. tetapi hal itu dinilainya masih belum maksimal dan harus lebih ditingkatkan lagi dimasa pemerintahan Suparman-Sukiman.

“Upaya menjadikan rohul sebagai sentra produksi daging di Riau belum terlambat. Apalagi setelah melihat panen pedet (anak sapi) program GBIB dan Inseminasi Buatan yang mencapai 4.127 ekor, saya tambah bersemangat membantu Pemkab Rohul, “ ujarnya.

Tegasnya pula, sebagai wakil rakyat Rohul, dirinya siap mefasilitasi pemerintah daerah dalam memperjuangkan bantuan perternakan dan pertanian di Pusat. Bahkan dirinya sudah membawa staf Efendi Sianipar, salah seorang anggota DPR-RI yang membidangi Pertanian dan Perikanan untuk melihat langsung prospek perternakan di negeri seribu suluk.

Dirinya optimis, dengan geliat perternakan dan pertanian di Rohul serta besarnya komitmen Jokowi-JK untuk mengembalikan kedaulatan pangan Indonesia, perjuanganya  akan mendapat respon positif dari pemerintah pusat.