Untuk Dapatkan Bankeu
2017, Diskes Pelalawan Hanya Ajukan Satu Puskesmas
Kamis, 24 November 2016 - 00:00:00 WIB
PANGKALAN KERINCI -- Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Pelalawan pada tahun 2017 mendatang hanya mengajukan puskesmas 1 Pangkalan Kerinci untuk mendapatkan bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Propinsi Riauuntuk peningkatan bangunan menjadi puskesmas rawat inap.
Demikian disampaikan dr.Endid R Pratiknyo Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan kepada media ini, baru-baru ini. Menurutnya, anggaran yang diajukan yakni senilai Rp.3,4 Miliar. "Ya memang hanya puskesmas 1 Pangkalan Kerinci yang bisa diajukan dan itupun sudah berkoordinasi dengan pihak Propinsi dikarenakan anggaran yang terbatas.Untuk puskesmas yang lain tentunya secara bertahap," papar Kadiskes.
dr.Endid juga memastikan bahwa puskesmas 1 Pangkalan Kerinci tidak ada kendala soal keabsahan tanah saat ini. "Kemarin waktu peringatan HUT Kabupaten Pelalawan Ninik Mamak dan tokoh masyarakat Penagkalan Kerinci sudah menyerahkan surat hibah tanah yang menjadi syarat yang diminta oleh Pemerintah Provinsi Riau untuk mendapatkan bantuan keuangan untuk peningkatan bangunan menjadi puskesmas rawat inap," ungkapnya.
Dikatakannya, surat hibah tanah dari ninik mamak dibutuhkan karena bangunan di atas tanah tersebut tentunya akan menjadi aset Pemda. Pemprov Riau tidak akan merealisasikan anggaran bankeu jika tidak ada surat hibah tanah. Karena untuk pengajuan peningkatan bangunan puskesmas 1 Pangkalan Kerinci akan kembali diajukan pada tahun 2017 mendatang," terang Kadiskes.
Disinggung soal Puskesmas Bandar Petalangan yang tidak diajukan dan soal status tanahnya,Kadiskes tak banyak komentar dan menyampaikan bahwa yang diajukan tentunya yang sudah memenuhi syarat permintaan Pemprov Riau agar Bankeu dapat disalurkan.
"Ya puskesmas yang lain tentu bertahap.Kita pasti akan mengajukan kembali puskesmas-puskesmas yang tertunda Bankeunya dari Pemprov. Tetapi tetap persyaratan yang diminta harus terpenuhi," ucapnya.**(ham)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…





