RENGAT -- Pembangunan jalan Rigid di Jalan Lintas Timur (Jalintim) simpang Japura kecamatan Lirik kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada awal tahun 2016 yang lalu dinilai tidak maksimal, pasalnya jalan tersebut sering digenangi air.
Tingginya Curah hujan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir membuat jalan tersebut beresiko karena air tidak pernah kering dari jalan tersebut.
Edi (48) Salah seorang warga yang berhasil di jumpai Selasa 22 Nopember 2016 mengatakan bahwa terjadinya luapan air kebadan jalan diakibatkan tidak ada drenase yang mampu menampung curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
"Padahal sebelum dibangun jalan rigid dan masih aspal hal ini jarang terjadi," katanya.
Harusnya pihak Bandar Udara (Bandara) selaku pemilik lahan didaerah ini juga memperhatikan hal ini, sehingga kondisi seperti ini tidak terjadi.
"Ini selain membahayakan pengendara juga akan mengakibatkan jalan cepat rusak, karena selalu digenang air," ujarnya.
Hal yang sama juga diungkap Deki warga air molek yang sering melintas dijalan ini, dimana dirinya berharap kepada pihak bandara maupun pemerintah agar segera mencari solusi terkait hal ini.
"Kita khawatir jalan ini akan cepat hancur karena digenangi air secara terus menerus," singkatnya.
Sementara itu pihak bandara japura belum berhasil dijumpai untuk dimintai keterangan terkait hal ini.**(man)



