RENGAT -- Kinerja Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) perlu dipertanyakan, pasalnya hanya gara-gara baju jubah operasi dokter belum kering (basah) operasi nyaris gagal dilaksanakan.
Berdasarkan Informasi diperoleh, seorang pasien nyaris gagal menjalani operasi dikarenakan baju jubah operasi dokter yang akan digunakan oleh dokter yang akan melakukan operasi saat itu masih basah, padahal operasi terhadap pasien tersebut sudah di undur dari hari Senin 31 Oktober 2016 kemarin.
"Operasi terhadap pasien tersebut sudah dijadwaklan hari ini Selasa 1 Nopember 2016, namun nyaris diundur kembali pada hari Rabu 2 Nopember 2016, besok", kata sumber tersebut.
Mendapat laporan terkait hal tersebut Marlius SPdi Sekretaris Komisi IV yang membidangi RSUD Indrasari Rengat langsung turun ke RSUD guna melakukan kroscek langsung terkait hal tersebut.
"Kita sangat menyayangkan hal ini, karena ini menyangkut nyawa pasien, dimana yang bersangkutan sudah disuruh puasa untuk melaksanakan operasi, namun gagal hanya gara-gara baju jubah operasi dokter," ujar Politisi Partai Gerindra tersebut.
Kita nilai alasan ini tidak masuk akal dan mengada-ada, mereka menyatakan bahwa baju jubah operasi di RSUD Indrasari Rengat ini kurang, karena itulah setiap hari harus dicuci.
"Akhirnya operasi tersebut dilasanakan meski sempat tertunda beberapa jam", tutupnya.
Sementara itu Drg Siska selaku Direktur RSUD Indrasari Rengat belum berhasil dikonfirmasi terkait hal ini, ketika dihubungi melalui slulernya tidak mengangkat.**(man)





