2017, BPJS Kesehatan Akan Operasikan Pending Mesin
Senin, 31 Oktober 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Sebagai Badan Penyelenggara Program Jaminan Kesehatan yang diklaim terbesar di dunia, BPJS Kesehatan terus berbenah untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat sebagai peserta. Tahun 2017 BPJS Kesehatan berencana akan mengoperasikan Pending Mesin atau mesin pembayaran iuran.
"Pending Mesin ini masing dilakukan ujicoba di Jakarta. Mudah-mudahan bisa dioperasikan tahun 2017. Ini upaya kita untuk memudahkan masyarakat melakukan pembayaran iuran," ujar Kepala Unit Penagihan dan Keuangan Kantor Cabang Utama Pekanbaru BPJS Kesehatan Erwin Fadilah roudshow di Kelurahan Kulim Kecamatan Tanayan Raya Pekanbaru.
Dikatakannya, sejak diberlakukannya BPJS Kesehatan tahun 2014, khusus untuk kemudahan pembayaran iuran, BPJS bekerjasama dengan pihak bank seperti BNI, Mandiri dan BRI. Tahun 2015 ditambah dengan layanan Payment Point Online Bank (PPOB), yakni melalui minimarket, kantor pos dan sebagainya, yang tersebut diberbagai tempat. Tahun 2016 ditambah lagi dengan Shop online melalui internet seperti tokopedia.
"Untuk tahun 2017, akan dioperasikan pending mesin yang akan diletakan diberbagai tempat. Hal ini, tidak lain juga untuk memudahkan masyarakat untuk melakukan pembayaran iuran sehingga tidak terjadi penunggakan iuran," jelasnya.
Menurut Erwin, sesuai dengan Perpres 19 tahun 2016 mulai 1 September 2016 telah diberlakukan Virtual Account keluarga yang bertujuan untuk memudahkan peserta untuk melakukan pembayaran iuran yakni cukup satu kali transaksi. Pemberlakukan VA Keluarga ini masih banyak belum diketahui masyarakat.
"Melalui kegiatan, saya berharap para ketua RT, RW dan kader posyadu yang ada agar dapat menyampaikan informasi yang didapat dalam pertemuan ini kepada masyarakatnya, sehingga ketika membutuhkan pelayanan kesehatan di rumah sakit tidak bermasalah lagi," ungkap Erwin.
Untuk dikatahui, Di Kelurahan Kulim, sedikitnya ada 652 peserta yang menunggak iuran BPJS Kesehatan dengan besaran mencapai Rp 85 juta.Â
Dalam sesi dialog, dimana masyarakat masih menyayangkan seringnya sikap pilih kasih pihak rumah sakit yang mendahulukan pasien umum dari pada peserta BPJS Kesehatan.
Menanggapi hal itu, Erwin mengatakan, jika terjadi hal tersebut, pasien BPJS tersebut semestinya memberitahukan kepada petugas BPJS Kesehatan yang berada di rumah sakit.
"Jangan diam saja dan jangan pula berdebat dengan pihak rumah sakit. Karena jika pasien berdebat dengan pihak rumah sakit, kecil kemungkinan upaya itu bisa memberikan solusi. Jadi konfirmasikan terlebih dahulu kepada petugas BPJS Kesehatan dirumah sakit tersebut," jelasnya.**(az)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 29 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Kantin Sehat Dikeluhkan, Direktur RSUD Selasih Membantah
PANGKALAN KERINCI -- Sepekan belakangan ini, sejumlah keluarga pasien yang mondar mandir keluar masuk di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci mengeluhkan posisi kantin sehat yang dibuat pihak Rumah Sakit diposisi depan dan berdampingan dengan posisi parkir kendaraan. Tak…
-
Minggu, 28 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
DBD Terus Renggut Nyawa, Dewan Imbau Warga Tidak Hanya Berharap Kepada Pemerintah
PEKANBARU -- Sepanjang tahun 2016 ini sudah 10 nyawa warga Kota Pekanbaru melayang diakibatkan serangan DBD. Dan hampir semua kecamatan di Pekanbaru menjadi daerah endemi DBD. Jika di rangking, wilayah Payung Sekaki menjadi wilayah terbanyak kasusnya. Menanggapi…
-
Sabtu, 27 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Tekan Fatalitas Kecelakaan
PT Jasa Raharja Serahkan 1 Unit Ambulance ke Pemkab Inhu
RENGAT -- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menerima bantuan 1 unit mobil ambulance dari PT Jasa Raharja yang diperuntukkan bagi pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat. Di Provinsi Riau baru Kabupaten Inhu yang…
-
Sabtu, 27 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Tekan Fatalitas Kecelakaan
PT Jasa Raharja Serahkan 1 Unit Ambulance ke Pemkab Inhu
RENGAT -- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menerima bantuan 1 unit mobil ambulance dari PT Jasa Raharja yang diperuntukkan bagi pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat. Di Provinsi Riau baru Kabupaten Inhu yang menerima bantuan 1 unit mobil ambulance dari PT…
-
Kamis, 25 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Terjadi 746 Kasus DBD di Pekanbaru, Walikota: Belum Masuk KLB
PEKANBARU -- Tampaknya kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Pekanbaru belum akan beranjak. Pasalnya memasuki pekan ke-33 tahun 2016 sebanyak 746 Kasus yang tersebar pada 12 Kecamatan. Meskipun kasus DBD sudah tinggi, dimana sebanyak 10 orang…
-
Senin, 22 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Siang ini, Mendikbud Resmikan Rumah Sakit Muhammadiyah Riau
PEKANBARU -- Jika tidak ada aral melintang, siang nanti Senin 22 Agustus 2016 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Dr Muhadjir Effendy MAP akan meresmikan Rumah Sakit Muhammadiyah Riau. Dijadwalkan, Mendikbud akan meresmikan Rumah sakit yang berlokasi di komplek Kampus II Universitas Muhammadiyah Riau, Jalan Tuanku…
-
Senin, 22 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Antisipasi Penyakit Antrak, Kadiskes Siak Lakukan Pemantauan
SIAK -- Penyakit antrak sudah mulai mewabah di Arab Saudi. Sebagai langkah antisifasi mencegahnya penularan penyakit tersebut, Pemerintah Arab saudi sudah mengeluarkan pernyataan agar para jemaah Haji supaya menjauh dari unta. "Karena faktor munculnya panyakit tersebut dibawa…
-
Senin, 22 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
DPRD Pekanbaru Setuju Harga Rokok Naik
PEKANBARU -- Anggota DPRD Pekanbaru Mulyadi Anwar mendukung wacana pemerintah menaikkan harga rokok. Menurutnya, alasan dukungan ini dengan harapan harga rokok yang mahal, banyak perokok bisa berhenti merokok. "Saya pribadi sangat mendukung harga rokok segera naik. Ini…
-
Senin, 22 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Resmikan RS Muhammadiyah Riau, ini Pesan Mendikbud
PEKANBARU -- Diawali dengan penandatangan prasasti dan pemotongan vita dipintu masuk, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Dr Muhadjir Effendy MAP, Senin 22 Agustus 2016 meresmikan Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Riau yang terletak di Jalan Tuanku Tambusai ujung. …
-
Senin, 15 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Ratusan Murid SD 001 Rambah Ikuti Lomba Mewarnai Konvermex
PASIR PENGARAYAN -- Ratusan Murid Sekolah Dasar (SD) 001 Rambah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau mengikuti lomba mewarnai obat cacing keluarga Konvermex bertempat di halaman sekolah setempat, Senin 15 Agustus 2016. Menurut Panitia Pelaksana, Ari Gunawan Sitepu…
-
Jumat, 12 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Kadiskes Himbau Masyarakat Riau Waspada DBD
PEKANBARU -- Dinas Kesehatan Provinsi Riau sudah mengajukan surat himbauan kepada Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, terkait agar masyarakat waspada Demam Berdarah Dangue (DBD) di Riau. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Andra Sjafril mengatakan, surat tertulis yang sudah diserahkan ke Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman itu tinggal…
-
Rabu, 10 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Serum Palsu Beredar di Pekanbaru, Dewan Rohil Minta Puskesmas Waspada
BAGANSIAPIAPI -- Terkait ditemukannya Serum Palsu di Pekanbaru baru baru ini, Anggota DPRD Rohil meminta kepada Puskesmas untuk waspada meski belum ditemukan di Rohil. Anggota DPRD Rokan Hilir Hj Rusmanita yang dikonfirmasi melalui jajaran komisinya mengatakan, memang…
-
Selasa, 09 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Siak Jadi Pilot Project Gema Cermat
SIAK -- Dorong masyarakat agar dapat menggunakan obat secara benar dan tepat, diperlukan sosialisasi yang sinkron secara menyeluruh hingga sampai keseluruh pelosok daerah lewat sentuhan menggunakan obat secara tepat. Hal ini disampaikan Sekda Siak Drs HTS Hamzah MSi disela-sela acara sosialisasi Gema Cermat. Dia menyampaikan,…
-
Senin, 08 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Kasus DBD Meningkat, Dewan Minta Pemko Giat Sosialiassi
PEKANBARU -- Tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru menjadi sorotan anggota legislatif Kota Pekanbaru. Sebagaimana diketahui, berdasarkan data tahun lalu, tahun ini terjadi peningkatan kasus yantg cukup tinggi. Terhitung sejak bulan Januari-Juli 2016, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 726 warga Pekanbaru terjangkit kasus…
-
Rabu, 03 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Ulfah: Di Siak Tidak Ada Kartu BPJS Palsu
SIAK -- Kartu BPJS dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) palsu, dtidak ditemukan di Kabupaten Siak. Hal ini ditegaskan Kepala Rumah Sakit Tengku Rofi'an, Hj Ulfah Hanum kepada Gaungriau.com, Rabu 3 Agustus 2016. Dia mengakui kalau di beberapa…
-
Selasa, 26 Juli 2016 - 00:00:00 WIB
Capai 196 Orang, Pasien DBD di Dumai Meningkat
DUMAI -- Jumlah pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Dumai mengalami peningkatan. Sesuai data dari Unit Pelayanan RSUD Kota Dumai, pasien DBD yang dirawat sejak Januari 2016 hingga Juli 2016 sebanyak 196 pasien. Untuk bulan Juli 2016 ini saja, pasien DBD mencapai 18 orang. Hal ini…
-
Selasa, 26 Juli 2016 - 00:00:00 WIB
Cerdaskan Anak Dengan Makan Ikan
SIAK -- Forikan Kabupaten Siak gelar sosialisasi gerakan memasyarakat gemar makan ikan melalui kegiatan lomba masak berbahan serba ikan pada sosialisasi gemar makan ikan tahun anggaran 2016. Kegiatan sosialisasi Forikan tersebut dilaksanakan digedung Dharmawanita Selasa 26 Juli…
-
Senin, 25 Juli 2016 - 00:00:00 WIB
Temuan Reses Dapil 4, Kondisi Puskesmas Pangkalan Lesung Mengkhawatirkan
PELALAWAN -- Dari hasil sidak Anggota Dewan Dapil 4 di Puskesmas Pangkalan Lesung beberapa hari lalu didapati kondisi puskesmas tidak bersih atau kotor, pekarangan yang tak terawat, selokan dipenuhi sampah, masalah air hingga ambulance yang sering tidak diketahui keberadannya. …
-
Kamis, 21 Juli 2016 - 00:00:00 WIB
Kadiskes: Siak Aman dari Vaksin Palsu
SIAK -- Masalah vaksin palsu yang terus berkembang di negara Indonesia, membuat masyarakat harap-harap cemas. Pasalnya, keberadaan vaksin palsu tersebut sangat berbahaya, khusunya terhadap anak-anak. namun untuk Kabupaten Siak, keberadaan vaksin palsu tidak ditemukan. Hal ini disampaikan…
-
Kamis, 21 Juli 2016 - 00:00:00 WIB
Soal Vaksin Palsu, BPOM Riau dan Kepolisian Sudah Turun ke Pelalawan
PELALAWAN -- Memanasnya kasus soal vaksin palsu di Indonesia,membuat seluruh BPOM Propinsi bersama pihak kepolisian turun langsung kelapangan dan mengambil sampel untuk diuji di laboratorium.Tak terkecuali BPOM Riau dengan pihak kepolisian dari Polda Riau. Hal ini dibenarkan…





