Dibangun Setengah Hati, Jembatan Enok Terbengkalai
Selasa, 04 Oktober 2016 - 00:00:00 WIB
TEMBILAHAN -- Bertahun-tahun sejak mulai dibangun namun tak kunjung selesai, pelaksanaan pembangunan Jembatan Enok dinilai hanya setengah hati. Pembangunan yang bertujuan guna membuka isolasi daerah dan memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mengangkut dan memasarkan hasil bumi itu kini terbengkalai.
"Saya merasa pembangunan (Jembatan, red) Enok tidak dilaksanakan sepenuh hati oleh Dinas Bina Marga, baik yang kemarin maupun sampai hari ini sudah berganti kepala berkali-kali namun belum ada kejelasan kapan Jembatan Enok kembali dilanjutkan. Karena, anggaran yang dialokasikan terlalu kecil yakni Rp15 miliar dan itu sampai di mana. Jika memang Enok itu dianggap bukan bagian dari Indragiri Hilir, kami siap berdiri sendiri dan mencari bantuan ke lain," ujar Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (INHIL) Edy Hariyanto Sindrang, Selasa, 4 Oktober 2016.
Terlebih lagi, dengan terjadinya penyalahgunaan anggaran oleh oknum tertentu ini yang menelan uang negara mencapai Rp44 miliar dan sampai hari ini terus diproses, sehingga pengerjaan jembatan yang seyogyanya menjadi harapan masyarakat setempat kini dihentikan. Hal ini berdampak buruk, yang menghambat percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Alhasil, carut marut pembangunan jembatan itu tidak hanya membuat kekecewaan berbagai pihak namun juga kian menyurutkan impian masyarakat setempat.
Pernyataan tersebut dilontarkannya bukan tanpa alasan. Sebab, Politisi Partai Golkar Inhil ini sering mempertanyakan ke Dinas Bina Marga namun jawabannya masih belum ada kejelasan.
"Jembatan Enok sudah lama dinanti dan diidam-idamkan oleh masyarakat. Jadi biar bagaimana pun pembangunannya tetap harus dilakukan. Jadi kita minta dinas terkait jangan hanya diam menunggu. Harus ada usaha untuk mencari solusi, sembari proses hukum selesai nantinya," sebutnya.**(suf)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 23 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Proyek tak Kunjung Dikerjakan, Jalan Ahmad Yani Dumai Jadi Becek
DUMAI -- Proyek Jalan Ahmad Yani (Tegalega, red) kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan yang hendak dikerjakan sejak beberapa pekan lalu, namun hingga saat ini tak kunjung dilaksanakan. Sementara akibat dari pengalian badan jalan dengan menggunakan alat berat, membuat badan jalan kumuh dan becek saat diguyur hujan.…
-
Selasa, 23 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Awal September, Retribusi Sampah Sudah Dipungut
PEKANBARU -- Rabu 23 Agustus 2016, bertempat diaula kantor Walikota. Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru melaksanakan sosialisasi kepada Camat dan Lurah se Kota Pekanbaru terkait akan dilaksanakannya retribusi sampah akhir Awal September mendatang. ‪ Kepala DKP Kota Pekanbaru,…
-
Selasa, 23 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Syamsuar Pimpin Ramat Rencana Zonasi Kawasan TNZ
SIAK -- Sebagai Taman Nasional yang baru dikukuhkan, Pemerintah Kabupaten Siak menggelar rapat terkait Potensi Eksplorasi dan Eksploitasi di Kawasan Taman Nasional Zamrud (TNZ) yang langsung di pimpin Bupati Siak di di Balai Zamrud Komplek Abdi Praja Kediaman Bupati Siak, Selasa 23 Agustus 2016.
-
Selasa, 23 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Tanam Jagung Serentak
Kepala BP2KP Inhil Membuka Bibit Jagung yang Akan di Tanam
RETEH -- Kepala Badan Penyuluhan Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Inhil melaksanakan tanam jagung serentak dengan kelompok Tani Makmur di Desa Pulau kecil, Pulau Kijang Kecamatan Reteh, Selasa 23 Agustus 2016. Pemerintah bertekad mengembangkan program…
-
Selasa, 23 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Peserta Porseni Kagum dengan Kebersihan Kota Siak
SIAK -- Kebersihan kota Siak sungguh luar biasa. Ini menunjukan bahwa Pemerintah Daerah mempunyai komitmen yang tinggi dalam memacu sektor wisata bagi Daerah ini. "Apa yang saya sampaikan ini bukanlah merupakan kalimat untuk mencari sensasi, tapi ini…



