BENGKALIS -- Eri Sutikno yang ditemukan tewas didalam kamar perumahan milik perusahaan PT MAS, di desa Pangkalan Batang Barat kecamatan Bengkalis, pada Rabu 28 September 2016 kemarin, sekitar pukul 17.10 WIB.
Kematian warga Kampung Baru, Selat Panjang-Meranti, sempat menghebohkan warga setempat. Korban ditemukan dalam keadaan telentang dengan kondisi tubuh membiru dan mengeluarkan darah dari hidung.
Eri yang saat ditemukan tewas oleh security perusahaan yang mendobrak pintu kamarnya. Dikarenakan adanya laporan masyarakat sekitar mencurigakan korban tak keluar rumah.
Dikatakan Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Bengkalis IPDA Toni Armando, hasil visum dokter RSUD Bengkalis tidak ada ditemukan tanda adanya tindak kekerasan ditubuh korban.
"Kuat dugaan kematian korban karena sakit atau karena adanya konsumsi obat yang berlebihan," terang Kanit, Rabu malam di RSUD Bengkalis.
"Adanya darah yang keluar dari hidung dan mulut korban merupakan dampak dari pembusukan dalam tubuh, karena korban diduga tewas sejak 2 hari lalu.
"Karena terjadi pembusukan didalam tubuh otomatis mengeluarkan darah. Lagi pula tidak mungkin rasanya korban tewas akibat adanya penganiayaan. Pasalnya TKP (kamar) keadaanya terkunci dari dalam. Terlebih memang, korban ini mempunyai riwayat sakit kulit," tutup IPDA Toni.
Informasinya jenazah Eri Sutikno akan dimakamkan dikampung halaman di Kabupaten Kepulauan Meranti.**(fer)



