Kepala Sekolah di Pekanbaru Protes
Untuk Dapatkan NUKS Harus Stor Sepuluh Juta ke Dinas Pendidikan
Selasa, 27 September 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Sejumlah kepala sekolah di Kota Pekanbaru mengeluhkan biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS).
Tidak tanggung-tanggung menurut pengakuan sejumlah kepala sekolah, mereka di patok membayar kurang lebih sepuluh juta per orang guna mendapatkan nomor tersebut melalui pelatihan.
"Dimana kita mencari uang sebanyak itu ?. Untuk Administrasi awal bulan Oktober kita diminta membayar Satu juta lima ratus, kalau lulus nanti bayar lagi delapan juta lima ratus untuk yang katanya biaya pelatihan," ujar kepala sekolah SD Negeri di Pekanbaru yang minta namanya tidak disebutkan, Selasa 27 September 2016.
Kepala Sekolah lainnya, yang juga meminta namanya tidak dimuat mengungkapkan, kebijakan Disdik dibuat secara sepihak, tanpa ada melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada kepala Sekolah.
"Memang mereka (Disdik) bilang tidak mewajibkan, namun nanti di tahun 2018 kepala sekolah yang tidak punya NUKS tidak bisa mengambil kebijakan penuh di Sekolah. Salah satunya tidak bisa menandatangani dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dan dana sertifikasi juga terancam tidak bisa dicairkan," ujarnya.
Bahkan kepala sekolah ini menyebut, Dinas Pendidikan Pekanbaru sudah tidak profesional dan secara langsung mengajarkan kita (kepala sekolah) merampok.
"Kemana mau dicari uang sepuluh juta, gaji kita saja tidak sampai segitu besarnya. Kita mintalah Disdik memberi keringanan, mungkin gaji mereka di Dinas lebih dari sepuluh juta, sementara kita hanya pas-pasaan," cetusnya.
Sementara Kadisdik Pekanbaru, Abdul Jamal, ketika dikonfirmasi tidak membantah adanya biaya sepuluh juta untuk memperoleh NUKS, karena ia menilai, hal tersebut sudah ketentuan dari kementerian (Kemendikbud).
"Kegiatan ini langsung dari Kemendikbud melalui perantara pihak ketiga, dan untuk lembaganya juga langsung ditunjuk oleh pusat. Kita Disdik kota tidak tahu mekanisme kegiatan nantinya," terangnya.
Ketika disinggung terkait besaran uang yang akan dikeluarkan kepala sekolah yang mencapai sepuluh juta, lagi-lagi Jamal berkilah hal tersebut bukan hal yang wajib.
"Ini program tidak wajib, cuma saja, jika nanti suatu waktu NUKS diberlakukan pemerintah pusat, kepala sekolah akan sulit dalam membuat kebijakan," jelasnya.
Jamal juga mengatakan, Untuk Provinsi Riau sendiri Kabupaten Kampar sudah melakukan, dan semua berjalan dengan baik.
"Saya rasa tidak ada masalah, mungkin uang yang sepuluh juta digunakan untuk biaya pelatihan yang memakan waktu selama tiga bulan. Coba saja hitung untuk makan saja sudah berapa dengan rentan waktu sekian lama," tuturnya.
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 06 April 2016 - 00:00:00 WIB
Kepala SMKN 1 Ujungbatu Bangga Dikunjungi Kadisdikpora
UJUNGBATU -- Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Ujungbatu, Leni Marlina S.Pd beserta jajarannya merasa bangga atas kunjungan Kadisdikpora Rohul, HM Zen MMPd, Rabu 6 April 2016. Kunjungan HM Zen tersebut untuk memantau proses pelaksanaan Ujian Nasional…
-
Rabu, 06 April 2016 - 00:00:00 WIB
SMK Muhammadiyah 1 Gunakan Peralatan UNBK Secara Mandiri
PEKANBARU -- Jika sekolah Negeri mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komuputer (UNBK), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhamadiyah 1 Pekanbaru melaksanakannya secara mandiri. "Kita tahun ini tidak ada menerima bantuan dalam pelaksanaan UNBK, baik…
-
Selasa, 05 April 2016 - 00:00:00 WIB
PAUD Merupakan Masa Pembentukan Karakter Anak
PEKANBARU -- Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan masa dimana anak-anak diharapkan bisa mendapatkan pendidikan terutama dalam membentuk dan membangun karakter anak sebagai generasi penerus bangsa dan daerah. Karena pada usia 0-6 tahun merupakan masa emas bagi…
-
Selasa, 05 April 2016 - 00:00:00 WIB
Rita Johan : Anak-anak Lebih Suka UN CBT
PEKANBARU -- Ternyata, Ujian Nasional (UN) menggunakan sistem omputer Based Test (CBT) lebih disukai para peserta daripada UN dengan Sistem Paper Based Test (PBT), Melalui UN CBT, peserta tidak 'direpotkan' lagi dengan melingkari lembar jawaban. Hal itu…
-
Selasa, 05 April 2016 - 00:00:00 WIB
Firdaus: Siapa Bilang Pekanbaru tak Siap Miliki Kampus IDN
PEKANBARU -- Adanya isu yang mengatakan bahwa rencana pengalihan kampus IPDN dari Rokan Hilir (Rohil) ke Kota Pekanbaru dibatalkan karena tidak ada lokasi yang layak untuk dijadikan kampus IPDN. Menanggapi hal tersebut, Walikota Pekanbaru, Dr Firdaus MT…
-
Selasa, 05 April 2016 - 00:00:00 WIB
Firdaus: Sekolah Marjinal Segera Dijadikan Rumah Singgah
PEKANBARU -- Wali Kota Pekanbaru, Dr H Firdaus MT menilai jika keberadaan sekolah marginal di Pekanbaru kurang tepat. Untuk itu, semua sekolah marginal yang sudah beroperasi akan segara ditutup. "Saya intruksikan Dinas Pendidikan Kota agar berkordinasi dengan…
-
Selasa, 05 April 2016 - 00:00:00 WIB
Kadisdik Pelalawan Instruksikan Perpisahan Sekolah Digelar Sederhana
PELALAWAN -- Jelang berakhirnya tahun ajaran 2015/2016, pihak sekolah diminta agar lebih peduli terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Terlebih pada acara perpisahan siswa, pihak sekolah diminta agar dilakukan secara sederhana dan tidak bermewah - mewahan dengan mengutamakan penggunaan sarana dan peralatan sekolah. …
-
Selasa, 05 April 2016 - 00:00:00 WIB
Hari Kedua, Sekda Bengkalis Tinjau UN di Tiga Sekolah
BENGKALIS – Pada hari kedua pelaksanaan ujian nasional (UN) 2016, Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis, Burhanudin, Selasa 5 April 2016 kembali meninjau tiga sekolah di kecamatan Bantan dan Bengkalis. Sebelumnya, pada pelaksanaan hari pertama, Sekda Bengkalis meninjau…
-
Selasa, 05 April 2016 - 00:00:00 WIB
Penerimaan Siswa Baru diPelalawan Gunakan Sistem Rayon Perkecamatan
PELALAWAN -- Secara tegas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pelalawan H.Syafruddin,MM akan menerapkan sistem rayon perkecamatan dalam Penerimaan Siswa Baru (PSB) Tahun ajaran 2016 - 2017. "Ya untuk tahun ajaran 2016 - 2017 mendatang sistem PSB akan menggunakan…
-
Senin, 04 April 2016 - 00:00:00 WIB
32 Peserta Ikuti UN di Lapas
PEKANBARU -- Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2016 ini tidak hanya diikuti oleh peserta dari sekolah reguler, sebanyak 32 peserta dari Lembaga Pemesyarakatan (Lapas) juga mengikuti UN. Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal menjelaskan, ke 32…
-
Senin, 04 April 2016 - 00:00:00 WIB
Amril : Selagi Ada Payung Hukum, Kita Akan Bantu SMA Sederajat
BENGKALIS -- Mulai tahun 2016 ini, administrasi pengelolaan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, termasuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), tidak lagi menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota. Namun menjadi urusan pemerintah Provinsi. Pemindahan kewenangan tersebut untuk memudahkan Pemerintah Provinsi…
-
Senin, 04 April 2016 - 00:00:00 WIB
Wabup Bengkalis Tinjau UN di Siak Kecil dan Bukit Batu
SIAK KECIL -- Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad Senin 4 April 2016 meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA/MA sederajat di Kecamatan Siak Kecil dan Bukit Batu. Sekolah pertama yang ditinjau berada di perbatasan dengan Kabupaten Siak, tepatnya di SMAN 2 Siak Kecil di Desa Langkat.
-
Senin, 04 April 2016 - 00:00:00 WIB
Sekda Bengkalis Tinjau UN di Dua Kecamatan
BENGKALIS -- Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA tahun ajaran 2015/2016, Senin 4 April 2016, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkalis, H Burhanuddin, berkesempatan melihat secara langsung pelaksanaan UN di dua kecamatan, Bengkalis dan Bantan. Pantauan…
-
Senin, 04 April 2016 - 00:00:00 WIB
Tiga Sekolah di Siak Pilot Project UNBK
SIAK -- Tiga Sekolah Menengah Atas sederajat di Kabupaten Siak terpilih melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mulai tahun 2016 ini. Sekolah-sekolah tersebut diantaranya SMKN 1 Mempura, SMAN 1 Siak, dan SMKN 1 Kandis, yang menjadi sekolah percontohan kurikulum tahun 2013. …
-
Senin, 04 April 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Rohul Tinjau Pelaksanaan UN di Tiga Sekolah
PASIR PENGARAYAN -- Pada pelaksanaan Ujian nasional (UN) Tingkat Sekolah menengah Atas (SMA) Sederajat, Bupati Rokan Hulu (Rohul) Drs H Achmad MSi meninjau tiga sekolah, yakni, SMAN 1 Rambah, SMKN 1 Rambah, dan MAN 1 Pasir Pengarayan. …
-
Senin, 04 April 2016 - 00:00:00 WIB
Walikota Dumai Tinjau Pelaksanaan UN Hari Pertama
DUMAI -- Walikota Dumai H. Zulkifli As, Senin 4 April 2016 pagi melakukan peninjauan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hari pertama di beberapa sekolah SLTA di Kota Dumai. Diantara sekolah yang tinjau oleh Walikota itu, yakni SMA Negeri 2 Dumai, SMK Negeri 2 Dumai, dan Madrasah Aliyah Negeri…
-
Senin, 04 April 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Harris Tinjau Pelaksanaan UN di Dua Sekolah
PELALAWAN -- Bupati Pelalawan HM.Harris didampingi Kepala Dinas Pendidikan H.Safruddin,MM dan Kabid Kurikulum Hj.Salbiah,S.Pd meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA sederajat di SMAN 1 dan SMKN 1 Pangkalan Kerinci, Senin 4 April 2016. Peninjauan diawali di sekolah…
-
Senin, 04 April 2016 - 00:00:00 WIB
Plt Sekda Rohil Pantau Pelaksanaan UN SMA Sederajat
BAGANSIAPIAPI -- Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMU sederajat di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) berjalkan aman dan lancar. Plt Sekda H Surya Arfan langsung meninjau di beberapa sekolah di ibu kota Rohil Bagansiapiapi, Senin 4 April 2016. …
-
Senin, 04 April 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati dan Wakil Bupati Tinjau Pelaksanaan UN
SIAK -- Berbagi tugas, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi tinjau pelaksanaan UN di Kecamatan Siak. Sementara, Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi melakukan peninjauan di Kecamatan Mempura, Senin 4 April 2016. Dalam kegiatannya, Bupati Siak…
-
Senin, 04 April 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Yopi Minta Kepala Sekolah dan Guru Bekerja Profesional
RENGAT -- Bupati Indragiri Hulu (Inhu) H Yopi Arianto menegaskan kepada kepala sekolah dan guru agar tetap melaksanakan tugas secara profesional, selagi yang dilakukan guru maupun kepala sekolah benar dan melahirkan prestasi, dirinya memastikan akan mendukungnya. Penegasan…



