Hindari Plasik Berbahaya, Pemko Gesa Perwako Kantong Plastik Berbayar
Selasa, 20 September 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru saat ini tengah menyusun peraturan wali kota (Perwako) tentang kebijakan kantong plastik di Pekanbaru. Jika perwako tersebut rampung, maka Pemko Pekanbaru akan menerapkan pelarangan menggunakan plastik yang berbahaya.
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disnas Perindustrian dan Perdagangan(Disperindag) Kota Pekanbaru, Mas Irba H Sulaiman, mengatakan bahwa perwako yang akan dibentuk ini bukan terkait soal pungutan uang plastik, namun lebih kepada kebiasaan masyarakat yang masih menggunakan bahan plastik yang berbahaya seperti plastik warna hitam dan merah.
"Saat ini masih dalam tahap penyusunan. Perwako ini bukan seperti yang dipikirkan oleh anggota dewan. Perwako ini terkait pelarangan penggunaan plastik yang dari bahan berbahaya, meski tidak semua kantong plastik berbahaya," katanya.
Menurut Irba, saar ini Disperindag tengah menginventarisir industri-indusrti di Pekanbaru yang membuat kantong plastik berbahaya.
"Baru ada dua industri yang buat kantong itu, kita akan mengunjungi perusahaan tersebut. Jika memang plastik yang dibuatnya tersebut berbahaya, maka industri itu akan diusulkan dan dipertimbangkan untuk ditutup. Untuk swalayan dan pusat belanja yang masih menerapkan plastik berbayar, mulai 2017 sudah tidak lagi menyiapkan kantong plastik berbayar dan berbahaya," tegas Irba.
Maka dari itu lanjut Irba, per 1 januari 2017 pelarangan tersebut sudah mulai diberlakukan di Kota Pekanbaru. Selanjutnya ditahun 2018 pusat belanja dan tahun 2019 diberlakukan dipasar rakyat.
"Kita belajar dari Banjarmasin yang per 1 juli tidak lagi menggunakan plastik. Pemerintah menyiapkan kantong-kantong plastik yang tidak berbahaya, kalau tidak salah 10ribu kantong dibagi-bagikan kemasyarakat untuk pengenalan awal," jelas Irba.
Irba menambahkan, Industri kecil seharusnya bisa melirik pembuatan kantong seperti yang di Banjarmasin. Ini merupakan peluang yang bagus dan harus bisa dimanfaatkan dengan baik.
"Bahkan para pelaku usaha siap memfasilitasi pemberian kantong kepada masyarakat. Kalau ada, sebagian CSR mereka bisa membuat plastik yang tidak berbahaya jika dipakai masyarakat dan gampang mengurai," tutupnya.**(saf)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 07 September 2016 - 00:00:00 WIB
DPRD Sayangkan Pajak Restoran di Pekanbaru Tidak Sesuai Harapan
PEKANBARU -- Capaian target pajak restoran di Kota Pekanbaru disebut tidak sesuai harapan. DPRD menilai kondisi ini sangat kontras dengan kondisi di lapangan, dimana semakin hari semakin banyak restoran bermunculan. "Perihal kebocoran ini terjadi karena sistem penarikan,…
-
Rabu, 07 September 2016 - 00:00:00 WIB
Azmi : APBD Perubahan Turun, Pemko Kencangkan Tali Pinggang
PEKANBARU -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sudah menandatangani Memorendum of Undestanding (MoU) Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2016, Selasa 6 September 2016 malam disalah satu Rumah Makan di Kota Pekanbaru. …
-
Rabu, 07 September 2016 - 00:00:00 WIB
Oktober, Tahap Lelang Pasar Induk Akan Rampung
PEKANBARU -- Proses lelang investasi pasar Induk Kota Pekanbaru sudah masuk pada tahap kualifikasi. Diperkirakan Oktober mendatang tahap lelang pasar induk yang berada di Jalan Soekarno Hatta akan rampung. “Di bulan Oktober ini lelang investasi untuk pasar…
-
Rabu, 07 September 2016 - 00:00:00 WIB
84 Persen Kebutuhan Ikan dari Provinsi Tetangga
PEKANBARU -- Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Pekanbaru, El Syabrina, menyebutkan jika pasokan ikan laut dan ikan air tawar yang ada di Pekanbaru sebagian besar berasal dari luar daerah Riau. "Dari kebutuhan sebesar 90,67 ton perhari,…
-
Selasa, 06 September 2016 - 00:00:00 WIB
Pembangunan Pasar Induk Tak Jelas, Dewan Akan Panggil Dinas Pasar
PEKANBARU -- Rencana pembangunan pasar induk yang digadang-gadang Pemerintah Kota Pekanbaru tak kinjung menemui titik terang. Meski seluruh aturan sudah selesai dibuat. Namun sampai saat ini belum ada realisasi yang dilakukan Pemko melalui Dinas Pasar. Menanggapi hal…
-
Selasa, 06 September 2016 - 00:00:00 WIB
Darnil: Jangan Jadikan Ramayana Hotel
PEKANBARU -- Wacana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang ingin membangun hotel bintang lima di komplek Plaza Sukaramai lagi-lagi mendapat respon negatif dari anggota DPRD Kota Pekanbaru. Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Darnil menyebutkan banyak keluhan dan…
-
Selasa, 06 September 2016 - 00:00:00 WIB
Data Keluarga Miskin Meningkat
Penyaluran Sembako Murah Tunggu APBD Perubahan
SIAK -- Berdasarkan data tahun 2015, penduduk miskin di Kabupaten Siak mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sementara disaat ekonomi sekarang ini lagi inflasi, Pemerintah Daerah juga harus memperhatikan skala prioritas kondisi ekonomi masyarakat. "Kalau kita mengacu kepada…
-
Selasa, 06 September 2016 - 00:00:00 WIB
Pemkab Siak Segel Delapan Kios Pasar Seni Kesturi
SIAK -- Sesuai dengan tenggang waktu yang sudah diberikan oleh Dinas pasar kepada pedagang yang mengelola kios di Pasar Seni Kesturi, sebanyak 8 kios yang tidak aktif disegel dan akan dipindahtangankan. "Ya, memang benar sebanyak 8 dari…
-
Selasa, 06 September 2016 - 00:00:00 WIB
Tak Capai Target, Bupati Nilai Adminstrasi PBB-P2 Lemah
BAGANSIAPIAPI -- Bupati Rokan Hilir H suyatno mengatakan banyak potensi pajak dari bumi dan bangunan yang bisa diharapkan untuk penambahan PAD.Namun semua itu tidak tergarap secara maksimal, sehingga bupati nilai tidak capai target karena penggarapannya masih lemah. …
-
Selasa, 06 September 2016 - 00:00:00 WIB
Kondisi Keuangan Tidak Stabil
Pemko Pekanbaru Hentikan Pembangunan Perkantoran Tenayan Raya
PEKANBARU -- Akibat kondisi keuangan yang tidak stabil, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akhirnya menghentikan sementara pembangunan komplek perkantoran Tenayan Raya. Ini disPemko Pekanbaru kehabisan anggaran. Plt Dinas Cipta Karya dan Pemukiman Syafril, Selasa 6 September 2016, mengakui…
-
Senin, 05 September 2016 - 00:00:00 WIB
Genjot PAD , Dewan Minta Dishub Koordinasi Dengan Pegelola Parkir
PEKANBARU -- Ditengah kian berkembangnya Kota Pekanbaru, potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkirpun terus meningkat. Namun, karena kurangnya pengawasan dan perhatian dari intansi terkit terhadap pengelola parkir, potensi PAD dari retribusi parkir ini pun diketahui banyak terjadi kebocoran. …
-
Minggu, 04 September 2016 - 00:00:00 WIB
Terkait Program UED-SP Tidak Tepat Sasaran
Komisi III DPRD: BPMPD Seharusnya Bekerja Sama Dengan SKPD Lainnya
BENGKALIS -- Terkait program Usaha Ekonomi Desa-Simpan Pinjam (EUD-SP) yang sudah beberapa tahun belakangan digulirkan Pemkab Bengkalis dinilai komisi III DPRD Bengkalis tidak tepat sasaran dan salah peruntukan. Hal itu disebabkan tidak adanya pembekalan serta program manajerial yang diberikan oleh Pemkab Bengkalis.
-
Minggu, 04 September 2016 - 00:00:00 WIB
Muara Bungkal Belum Cairkan Dana ADD
SIAK -- Karena ada beberapa persoalan administrasi yang belum terpenuhi, membuat Kampung Muara Bungkal, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, hingga saat ini belum bisa melakukan pencairan dana ADD untuk tahap pertama pada tahun 2016 ini. "Memang untuk…
-
Kamis, 01 September 2016 - 00:00:00 WIB
Agustus 2016, Riau Inflasi 0,13 Persen
PEKANBARU -- Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau di Kota Pekanbaru, Dumai dan Tembilahan, pada Agustus 2016 terjadi Inflasi sebesar 0,13 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 124,36 pada Juli 2016, menjadi 124,52 pada Agustus 2016.
-
Kamis, 01 September 2016 - 00:00:00 WIB
Bahas KITB, Pemkab Siak Gelar Pertemuan Dengan Bosowa Group
JAKARTA -- Rabu 31 Agustus 2016 dilaksanakan pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Siak dengan manajemen PT Bosowa Corporindo di Jakarta. Agenda pertemuan tersebut ialah membicarakan tindaklanjut pengembangan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) di Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak. …
-
Kamis, 01 September 2016 - 00:00:00 WIB
Diprediksi 77 Milyar Dana Desa Bakal Dipenggal
SIAK -- Kalau pada Tahun 2015 Kabupaten Siak mendapat kue APBN untuk dana ADD sebesar 37 Milyar, maka di Tahun 2016 dana tersebut meningkat menjadi 77 Milyar. Namun, kalau melihat kondisi keuangan negara saat ini yang lagi paceklik, diprediksi dana sebesar 77 Milyar tersebut bakal menciut. …
-
Kamis, 01 September 2016 - 00:00:00 WIB
2015
PT MPP Ngutang Royalti Kepada Pemko Pekanbaru 100 Juta Rupiah
PEKANBARU -- Kendatipun pasar sukaramai terbakar. Pemerintah Kota Pekanbaru tetap menagih royalti tahun 2015 ini sebesar Rp100 juta/tahun kepada PT Makmur Papan Permata selaku pengelola Pasar Sukaramai. "Didalam perjanjian kerjasama tidak ada disebutkan kalau terbakar maka pihak…
-
Kamis, 01 September 2016 - 00:00:00 WIB
Hasil Sementara
Jumlah Usaha Non Pertanian di Riau Mencapai 522,2 Ribu
PEKANBARU -- Berdasarkan hasil sementara dari Sensus Ekonomi 2016, saat ini terdapat sebanyak 527,2 ribu usaha non pertanian di Provinsi Riau, jumlah ini meningkat sebesar 44,1 persen jika dibandingkan dengan hasil Sensus Ekonomi tahun 2006 yang tercatat sebanyak 365,9 ribu usaha.
-
Rabu, 31 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Langkah Menuju Buku 3
Bank Riau Kepri Studi Banding ke BJB
BANTEN -- Bank Riau Kepri selalu meningkatkan kinerja dan kegiatan operasional perbankannya. BUMD milik Pemerintah Daerah di Riau dan Kepri yang saat ini dikelompokkan sebagai dalam Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) 2 yaitu memiliki modal inti Rp 1 triliun sampai dengan kurang dari Rp 5 triliun kedepannya akan…
-
Rabu, 31 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Realisasi Keuangan APBD Riau Masih di Bawah 50 persen
PEKANBARU -- Realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah  (APBD) Riau hingga saat ini belum mencapai angka 50 persen. Sekretaris Daerah Provisi Riau, H Ahmad Ijazi mengatakan realisasi APBD Riau hingga saat ini adalah untuk reliasai keuangan sebanyak 34,7…



