• Buruh PT RPI sedang menanam pohon akasia di lahan kebun sawit warga

RENGAT -- Pemerintah kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melalui Tim terpadu penyelesaian sengketa  lahan masyarakat kelompok tani Kecamatan Lubuk Batu Jaya dengan PT Rimba Peranap Indah (PT RPI) akhirnya menghentikan aktifitas PT. RPI.

Tim yang di Ketuai langsung oleh Bupati Inhu H Yopi Arianto SE, mengambil sikap tegas dengan menghentikan Aktifitas PT  RPI di areal lahan perkebunan masyarakat sampai dengan batas waktu yang belum diketahui.

Keputusan Penghentian aktifitas PT. RPI ini diambil dalam rapat segitiga yang dilaksanakan secara tertutup digelar Jum'at 16 September 2016 di Ruang Pertemuan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Inhu.

Rapat tersebut antara pemerintah kabupaten (Pemkab) Inhu yang menengahi persoalan konflik lahan, perwakilan kelompok tani dan manajeman PT RPI yang dipimpin oleh Sekretaris tim terpadu Adri Bahar yang juga Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Inhu,

Turut hadir Wakil ketua I Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni Sik yang diwakili oleh Wakapolres Inhu Kompol Dalizon serta instansi terkait lain yang tergabung dalam tim terpadu penyelesaian konflik lahan.

"Setelah rapat ini kita akan langsung melakukan peninjauan kelokasi untuk melihat kondisi lapangan, apakah benar aktifitas PT RPI diareal lahan yang sudah ditanami kelapa sawit," kata Andri Bahar.

Semantara Wakapolres Kompol Dalizon ketika dikonfirmasi wartawan usai pertemuan mengatakan, kalau menjelang selesainya persoalan serta dalam periapan tim terpadu meninjau lokasi lahan masyarakat yang bersengketa dengan PT RPI maka seluruh alat berat dan aktifitas PT RPI di Kecamatan Lubuk Batu Jaya akan dihentikan.

"Hasil pertemuan tadi kita sudah sampaikan bahwa kalau aktifitas PT RPI sudah dihentikan, tidak ada aktifitas menjelang tim terpadu melakukan peninjauan lokasi," jelasnya.

Turut pula hadir dalam pertemuan segitiga tersebut, perwakilan masyarakat Sawalludin (Warga SP 4 Desa  Lubuk Batu Tinggal), Andi Firza (Warga  SP 3 Desa  Tasik Juang), H Laudin (Warga Sp 4 Desa Pontian Mekar), Asbullah (Warrga Desa Lubuk Batu Tinggal), Zulkarnain (Warga Sp 5 Desa Kulim Jaya) serta  Kepala Desa Lubuk Batu Tinggal Masrullah.**(man)