BENGKALIS -- Sebanyak lima unit bus terparkir di halaman gedung DPRD Kabupaten Bengkalis, Jalan Antara, dengan mengangkut sekitar kurang lebih 300 buruh atau mantan sekuriti di perusahaan supplier PT. Chveron Pasifik Indonesia (CPI) Duri, Kecamatan Mandau, Selasa 6 September 2016, kemarin.
Mantan securiti dibawah naungan atau wadah forum dan ikatan sekuruti itu melakukan hearing tahap II ke lintas Komisi DPRD Kabupaten Bengkalis. Hearing tahap II ini sesuai dengan tuntutan mantan sekuriti ke DPRD yakni agar mereka kembali dipekerjakan di PT. CPI, pasca pemutusan kontrak kerja yang dilakukan PT. CPI.
Kedatangan mantan securiti supplier PT. CPI itu disambut oleh anggota DPRD lintas komisi dan dipimpin Wakil Ketua DPRD Bengkalis Indra Gunawan, selain itu turut dihadiri juga Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono, SIK. Sedangkan dari Pemkab Bengkalis hadir perwakilan Disnaker Bengkalis. Aksi buruh itu membuat pengawalan dan penjagaan gedung DPRD Bengkalis diperketat.
Hearing terlaksana di ruang sidang istimewa Gedung DPRD Kabupaten Bengkalis. Mantan sekuriti yang menyampaikan haknya itu sempat berdiskusi dan berdialog dengan DPRD, dan Kapolres Bengkalis. Mereka meminta hak-hak mereka dipenuhi kembali dan dipekerjakan di PT. CPI.
Dalam hearing itu ditarik kesimpulan jika PT. CPI tetap bersikukuh dengan sikap semula yakni pemutusan kontrak kerja sekuriti, dan akan membawa hasil hearing tahap II ini ke pimpinan tertinggi PT. CPI.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Indra Gunawan Eet pada kesempatan itu menyatakan apresiasi apa yang telah dilakukan rekan-rekan mantan sekuriti PT. CPI. Artinya mereka ke sini menyampaikan aspirasinya, sekaligus menuntut haknya.
Selain itu persoalan ini masih diberi waktu selama 20 hari kedepan, untuk bisa dilakukan peninjauan terhadap kontrak kerja atau Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK).
Jika dalam waktu 20 hari tidak ada jawaban, maka nantinya Disnakertran diminta untuk turun ke PT. CPI untuk memeriksa dan mengecek langsung kontrak-kontrak kerja mantan sekuriti yang terkena PHK.
“Hasil rapat ini menjadi keputusan bersama antara dewan, mantan sekuriti CPI, dan Disnaketran Bengkalis, "katanya.**(fer)



