RENGAT -- Sumardi (62) tidak sadarkan diri dan mengalami memar di dadanya akibat dikeroyok oleh oknum mantan anggota TNI asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) inisial SU alias NA.
Akibatnya putri korban yang bernama Wahyu Sri Kencana Dewi (33) warga Jalan Jendral Sudirman Air Molek kelurahan Kembang Harum Kecamatan Pasir Penyu melapor ke polisi, dalam kesempatan tersebut Dewi menjelaskan bahwa orangtuanya tersebut dikeroyok di kediamannya, Ahad 4 September 2016 sore tadi sekitar pukul 17.00 WIB.
Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIk melalui Paur Humas Polres Inhu Iptu Yarmen Djambak Senin 5 September 2016 dimana dikatakannya bahwa Korban menegur keluarga tersebut yang sedang menimbun saluran air.
"Sore itu ayahnya yang menjadi korban baru pulang ke rumah dan melihat telapor SU alias NA bersama istrinya inisial SR dan anaknya inisial SA sedang menimbun jalan air di samping Bank Muamalat Kelurahan Kembang Harum," katanya.
"Karena ketika saluran air itu ditimbun, maka air akan meluber keluar dan masuk ke rumah korban," jelasnya.
Merasa tidak terima ditegur, SR istri SU alias NA melempar korban dengan pisang, dan selanjutnya anaknya SA menerjang dada korban hingga terjatuh dan tidak sadarkan diri atau pingsan.
Kemudian korban dilarikan ke Klinik Prata dr Rudi Ardian dan malam ini pihak keluarga korban membawa orang tuanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat di Pematang Reba.**(man)



