Gubernur Riau: Buru Sampai Dapat
Dua Unit Mobil Alphard Pemprov Riau "Hilang"
Selasa, 30 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Dua unit mobil Toyota Alphard milik Pemerintah Provinsi Riau tidak tercatat dalam aset milik Pemprov Riau. Padahal pembelian mobil itu masuk dalam pengeluaran APBD Riau tahun 2014.
Hal ini diuangkapkan oleh Kepala Inspektorat Provinsi Riau, Ervandes Fajri kepada Rakyat Riau saat ditemui di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Selasa 30 Agustus 2016. "Ada dua mobil Alphard senilai 1 miliar tidak terdaftar dalam pencatatan aset pemerintah. Mobil itu di Jakarta sekarang," katanya.
Hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Riau menemukan bahwa kedua mobil mewah itu tidak masuk dalam catatan aset milik Pemerintah Provinsi Riau, namun pembelian mobil itu ada dalam buku APBD 2014. Diketahuinya hal ini setelah BPK melakukan audit terhadap aset Pemerintah Provinsi Riau tahun 2015 lalu.
"Gubernur sudah melayangkan surat kepada pihak-pihak yang masih menggunakan aset pemerintah. Sejauh ini disinyalir pelakunya adalah pegawai yang bawa. Tapi data pastinya masih dipegang BPKAD Riau," ujarnya.
Selain dua unit mobil mahal itu, kata Ervandes, ada banyak aset bergerak milik Pemerintah Provinsi Riau yang susah dideteksi keberadaannya. BPK sejak awal sudah memperingatkan kepada Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman untuk melakukan pendataan dan pengelolaan aset secara baik.
Dia menambahkan, masalah aset akan menjadi fokus BPK dalam melakukan audit pemerintah untuk masuk dalam catatan pengelolaan pemerintah dalam laporan keuangan tahun 2016 ini. Tahun lalu BPK menemukan ada sebanyak 5 persen aset milik Pemerintah Provinsi Riau yang tidak terkelola secara baik.
Jika angka tersebut naik pada tahun ini, maka dipastikan Pemerintah Provinsi Riau tidak lagi akan mendapat prestasi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). "Hal ini benar-benar harus menjadi perhatian pemerintah. Selain masalah aset yang bergerak juga aset yang tidak bergerak," katanya.
Hingga saat ini Pemerintah Provinsi Riau masih lakukan pendataan keseluruhan aset. Untuk oknum yang diduga sengaja menyembunyikan aset tersebut, pihak inspektorat tengah melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Provinsi Riau. "Aset itu bukan mobil saja, tapi juga rumah dinas, tanah dan lainnya," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Riau, H. Arsyadjuliandi Rachman menyatakan akan terus memburu keberadaan aset-aset milik pemerintah yang hilang dari catatan kepemilikan aset atau sengaja digelapkan oleh oknum-oknum tertentu.
"Keberadaannya (aset) dimana harus dicari. Kalau perlu kita kirim Satpol PP," ungkap Gubernur, Selasa 30 Agustus 2016.
Sesuai instruksi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Pemprov Riau masih dalam proses pendataan ulang aset dan fokus untuk menemukan aset-aset yang hilang dari pencatatan. "Kalau milik daerah ya harus dikembalikan ke daerah. Kalau fisiknya nggak nampak dimana, ya harus dicari," tegasnya.**(ika)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 23 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Tangkal Radikalisme Polres Inhil Akan Laksanakan Tablig Akbar
TEMBILAHAN -- Polres Indragiri Hilir akan menggelar tabligh akbar bertema "Menangkal ISIS dan Radikalisme di Bumi Sri Gemilang". Tabligh akbar ini akan dilaksanakan di halaman Mapolres Indragiri Hilir pada 1 Maret 2016 mendatang."Insya Allah kami akan melaksanakan…
-
Selasa, 23 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Tersangka Kasus ADD Semunai 2012 Kembalikan Kerugian Negara
BENGKALIS -- Setelah 3 orang terdakwa kasus Bansos Bengkalis tahun 2012 mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 516 juta, Selasa 23 Februari 2016 giliran tersangka kasus penyimpangan penggunaan Dana ADD Desa Semunai Kecamatan Pinggir yakni Swadi (Mantan Kepala Desa Semunai. Red), mengembalikan kerugian uang negara di Kejaksaan Negeri…
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Tiga Terdakwa Kasus Bansos Bengkalis Kembalikan Kerugian Uang Negara
BENGKALIS -- Tiga mantan Anggota DPRD Bengkalis yang menjadi terdakwa kasus Bantuan Sosial (Bansos) tahun 2012, Senin 22 Februari 2016 mengembalikan kerugian uang negara di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis. Demikian disampaikan Kepala Kejari Bengkalis, Rahman Dwi…
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Sedang Asyik Main Judi, Tiga Pria Diringkus Polisi
PELALWAN -- Polres Pelalawan pada Ahad 21 Februari 2016 sekira pukul 16.00 Wib kemaren berhasil menangkap tiga pria berinisial HL (32), AB (29) dan DN (32), ketiga pelaku tertangkap tangan oleh petugas Polres Pelalawan sedang berjudi jenis QQ dengan menggunakan Kartu Domino di Jalan Lingkar Kecamatan Pangkalan…
-
Minggu, 21 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Astaghfirullah, Mayat Bayi Ditemukan Mengapung di Pantai Pasar Baru Pakning
SUNGAIPAKNING -- Masyarakat di tepi Pantai Pasar Baru Sungai Pakning, Ahad 21 Februari 2016 pada pukul 9.45 pagi, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang bayi yang mengapung. Bayi malang yang sudah menjadi mayat tersebut bejenis kelamin laki-laki tersebut…
-
Minggu, 21 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Didatangi Teman, Pria ini Malah Marah-Marah dan Langsung Melayangkan Sebilah Parang
BENGKALIS -- Salah satu warga desa Penebal Kecamatan Bengkalis, berinisial HBL (40) harus bertanggung jawab dan juga berurusan dengan pihak Kepolisian Resort Bengkalis. Pasalnya HBL membuat ulah melakukan penganiayaan terhadap temannya sendiri Herman (52) warga Kelurahan Damon,…
-
Minggu, 21 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Kasat Narkoba Polres Rohul Pimpin Operasi Cipta Kondisi
PASIR PENGARAYAN -- Kasat Narkoba Polres Rohul, AKP Dasril, Sabtu 20 Februari 2016 malam memimpin operasi Cipta Kondisi (Cipkon), operasi lanjutan itu berlangsung aman dan kondusif. Informasi Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono SIK, M.Hum melalui…
-
Minggu, 21 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Warga Asing di Pelalawan Sebagian Besar Enggan Mengurus SKTT
PANGKALANKERINCI -- Warga asing yang berada di daerah Kabupaten Pelalawan sebagian besar banyak yang enggan mengurus surat keterangan tinggal tetap (SKTT). Mereka baru kusuk kasak mengurus dokumen terkait jika ada muncul masalah.Kondisi ini amat disayangkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pelalawan.
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
SPBU Henny Terbakar, Satu Korban Mengalami Luka Serius
TEMBILAHAN -- Kamis 18 Februari 2016 sekira pukul 11:30 Wib terjadi kebakaran di SPBU parit 4 Tembilahan Hulu milik Henny Febrina. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Polres Inhil diketahui, penyebab kebakaran dikarenakan adanya percikan api muncul dari…
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Fokus Pembangunan POS Pemantau Pengamanan
Tahun ini Satpol PP Pelalawan tak Rekrut Personil Baru
PELALAWAN -- Kepala Satpol PP Pelalawaan H Abu Bakar FE M AP secara tegas menyebutkan bahwa Satpol PP Pelalawan utuk tahun ini tidak akan merekrut personil kontrak baru. Pasalnya Satpol PP pada tahun 2016 ini akan fokus mendirikan 6 pos pemantau pengamanan.
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Dugaan Korupsi SPPD Fiktif, Sejumlah Pejabat Dispenda Bakal Jadi Tersangka
BENGKALIS -- Kasus dugaan korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bengkalis yang terus menggelinding di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis saat ini masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman kasus. Tidak tertutup…
-
Rabu, 17 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Perbup Inhil Nomor 4 Tahun 2015 Terancam Digugat
TEMBILAHAN -- Peraturan Bupati (Perbup) no 4 tahun 2015 perubahan atas Perbup nomor 39 tahun 2014 tentang tarif layanan Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada Tembilahan masih menjadi sorotan publik, bahkan ada rencana menggugat aturan tersebut. Perbup…
-
Rabu, 17 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Dalam Waktu Dekat Bakalan ada Tersangka Baru
Mantan Direktur PT BLJ Akan Dipanggil Paksa
BENGKALIS -- Tersangka kasus korupsi tindak pidana pencucian uang (TPPU) PT. Bumi Laksemana Jaya (BLJ) Kabupaten Bengkalis Yusrizal Amdayani mangkir dari panggilan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bengkalis. Mangkirnya Yusrizal Amdayani tersebut, dengan beralasan sakit. Karena dia…
-
Rabu, 17 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Curi HP teman, Pemuda Pengangguran Dijebloskan ke Jeruji Besi
PELALAWAN -- Seorang pemuda pengangguran yang berinisial DH (21) warga pasar baru Pangakalan Kerinci terpaksa masuk jeruji polisi karena sebelumnya melakukan pencurian terhadap barang temannya yang bernama Iman (25 ), Selasa 16 Februari 2016. Berdasarkan inpormasi yang…
-
Rabu, 17 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
BKPPD Harus Sanksi Tegas Oknum PNS Kehutanan yang Terlibat Narkoba
PEKANBARU -- Terlibatnya oknum PNS Dinas Kehutanan Riau yang tertangkap tangan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru dalam penggerebekan di Perumahan Kuantan Regency, Kamis 11 Februari 2016 lalu, membuat wakil rakyat di komisi B DPRD Riau merasa khawatir dan menyayangkan. …
-
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Polsek Bandar Seikijang Ringkus Pengedar Sabu
PELALAWAN – Polsek Bandar Sei Kijang kembali berhasil menangkap pelaku pengedar narkoba jenis sabu berinisial IS (52) warga Kelurahan Tangkerang Tengah Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru pada Selasa 16 Februari 2016 sekira pukul 00.50 Wib. Pelaku ditangkap…
-
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Komisi IV Rekomendasikan Hotel Fave dan Batiqa Tidak Boleh Beroperasi
PEKANBARU -- Usai menggelar hearing beberapa waktu lalu, akhirnya Komisi IV DPRD Pekanbaru melakukan Sidak ke dua hotel yang sedang dibangun, yakni Hotel Fave di Jalan Pinang dan Hotel Batiqa di Jalan Sudirman Simpang Tiga, Selasa 16 Februari 2016 siang tadi. …
-
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Judi Sabung Ayam, Sembilan Orang Wajib Lapor, Satu DPO
BENGKALIS -- Terkait penangkapan 9 orang judi Sabung Ayam oleh jajaran Mapolsek Bengkalis beberapa waktu lalu, di desa Kebun Kapas Kelurahan Rimbas kampung. Saat ini, kesembilan orang tersebut, sudah dibebaskan oleh pihak Kepolisian Polsek Bengkalis, dengan syarat wajib lapor satu kali 24 Jam. …
-
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Sekcam Gasib "Telanjangi" PT DSI
KOTOGASIB -- Ganti rugi lahan yang katanya telah lakukan oleh PT DSI dikecamatan Koto Gasib ternyata tidak sesuai dengan data dan fakta yang ada, sebab, setelah dicek surat surat yang ada ternyata tidak sesuai dengan lokasi dan batas dilapangan.
-
Senin, 15 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Mencoba Bunuh Diri, Cewek ini Diselamatkan Oleh Personil Pemadam Kebakaran
SIAK -- Personil pemadam kebakaran Siak M Pawi Cs selamatkan cewek yang coba bunuh diri bernama Risma Nuraini (24) warga RT 01 RW 01 skip Kampung Benteng hulu kecamatan Mempura. Risma mencoba bunuh diri dengan menyayatkan urat nadi nya dengan seng tongkat obat nyamuk serta di lehernya…





