DUMAI -- Berdasarkan data pengurusan kartu AK 1 yang dirangkum oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai dari bulan Januari - Juni 2016, jumlah pecari kerja di Kota Dumai mencapai 2. 306 orang dan terdiri 1.422 laki-laki dan 884 perempuan.
Jika ditinjau dari segi pendidikan, 70 persen pecari kerja (Pencaker) di Kota Dumai didominasi lulusan SMA sederajat. Sementara Pencaker lulusan sebanyak S1 20 persen dan lulusan DIII 10 persen. Demikian disampaikan Kepala Disnakertrans Kota Dumai H. Amiruddin melalui Kasi Bidang Penempatan Tenaga Kerja Baharuddin, SE diruang kerjanya, Selasa 30 Agustus 2016.
Dikatakannya, dari ribuan pencaker yang ada saat ini belum dapat dipastikan berapa yang akan terserap dan akan diterima bekerja di berbagai perusahaan yang ada di Kota Dumai. Pasalnya, sejauh ini pihaknya belum ada menerima laporan dari perusahaan-perusahaan industri di Dumai terkait lowongan dan penerimaan tenaga kerja.
"Belum lama ini PT. Sari Dumai Sejati (SDS) yang ada kawasan industri Lubung Gaung Kecamatan Sungai Sembilan Dumai ada melapor tentang lowongan dan penerimaan pekerja, tapi tidak jelas berapa jumlah pekerja yang mereka buruhkan. Mereka hanya menyampaikan laporan ke Disnakertrans Kota Dumai tentang jabatan-jabatan yang akan mereka isi, seperti Operator Produksi, Teknisi Mekanik, Teknisi Listrik, Analisis Laboratorium, dan Teknisi Welder,"ungkap Baharuddin.
Selain PT. SDS, lanjut dia, belum ada perusahaan industri yang melapor ke Disnakertrans Dumai tentang rekrutmen tenaga kerja baru. "Kita berharap seluruh perusahaan yang ada di Dumai, baik perusahaan industri maupun lainnya melapor ke Disnakertrans Dumai setiap ada penerimaan tenaga kerja baru sehingga kesempatan kerja itu dapat disampaikan kepada masyarakat Kota Dumai. Selain itu kita minta perusahaan transparan dan terbuka dalam melakukan rekrutmen tenaga kerja dan mentaati Peraturan Daerah (Perda) Kota Dumai Nomor 10 Tahun 2004 serta MoU yang telah dibuat bersama pemerintah daerah dengan perusahaan sehingga dapat mendorong upaya Pemerintah Kota Dumai dalam menekan angka pengangguran,"tegasnya.
Menurut Baharuddin, untuk menimalisir pengangguran di Kota Dumai pihaknya terus melakukan berbagai upaya seperti monitoring ke perusahaan dan mengadakan kegiatan pelatihan serta keterampilan bagi masyarakat Kota Dumai. "Harap kita tentunya masyarakat yang dilatih dan diberi keterampilan dapat mandiri dan bisa membuka lapangan kerja sendiri dan tidak hanya mengharapkan bekerja di perusahaan,"tambahnya.**(yus)



