Terjadi 746 Kasus DBD di Pekanbaru, Walikota: Belum Masuk KLB
Kamis, 25 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Tampaknya kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Pekanbaru belum akan beranjak. Pasalnya memasuki pekan ke-33 tahun 2016 sebanyak 746 Kasus yang tersebar pada 12 Kecamatan.
Meskipun kasus DBD sudah tinggi, dimana sebanyak 10 orang sudah meninggal dunia. Namun hingga saat ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru belum menetapkan status Kasus Luar Biasa (KLB) untuk kasus DBD.
Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT mengakui, jika jumlah kasus DBD di Pekanbaru memang meningkat secara signifikan. Namun jumlah tersebut belum masuk kriteria untuk bisa menetapkan KLB. Pasalnya untuk menetapkannya harus ada prosedurnya.
"Untuk saat ini kasus DBD belum dapat dikatakan sebagai KLB. Jika memang nanti sudah sesuai dalam kriteria KLB. Maka Pemko Pekanbaru pasti segera akan menetapkan," kata Wako.
Firdaus menambahkannya, jika masyarakat jangan hanya beranggapan DBD dapat diatasi dengan fogging.
"Sebab menjalankan program 3M plus di lingkungan masing-masing jauh lebih efektif dibanding fogging" tutupnya.
Adapun rincian kasus DBD pada 12 Kecamatan diantaranya, Sukajadi 55 kasus, Senapelan 32 kasus, Pekanbaru Kota 23 kasus, Rumbai Pesisir 66 kasus, Rumbai 63kasus, Limapuluh 42 kasus, Sail 25 kasus, Bukit Raya 84 kasus, Marpoyan Damai 97kasus, Tenayan Raya 49 Tampan 87 kasus, Payung Sekaki 123 kasus.**(saf)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satpol PP Pekanbaru Kurangi Kegiatan Diluar Ruangan
Gaungriau.com -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh yang akan berdampak pada kesehatan akibat kabut asap. 60 persen dari kegiatan diluar ruangan personel Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dikurangi. Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, kebijakan mengurangi aktivitas diluar ruangan dikarenakan kondisi…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…





