JOGJAKARTA -- Sejak Selasa 23 Agustus 2016 hingga Jum'at 25 Agustus 2016 mendatang, Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial (Diskessos) Kabupaten Pelalawan MD Rizal MPd, didampingi Kabid Pemberdayaan Sosial Dewi dan Camat Kuala Kampar T Syafril mengikuti Semiloka Nasional yang diikuti seluruh Provinsi di Indonesia ‎ditaja Kemensos RI bertempat di Hotel Grand Cokro Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dikatakan MD Rizal, Semiloka Nasional mengupas dan membahas program calon lokasi Pemberdayaan Adat Terpencil Tahun 2017 2017. "Untuk tahun 2017 calon lokasi pemberdayaan sosial komunitas adat terpencil dari Provinsi Riau adalah dari Kabupaten Meranti dan Kabupaten Pelalawan. Untuk Kabupaten Meranti yang sudah studi kelayakan adalah desa mengkikip kecamatan tebing tinggi barat dan Kabupaten Pelalawan adalah desa Sungai Upih kecamatan Kuala Kampar," paparnya.

Menurutnya, dari hasil Semiloka Nasional ini akan direkomendasikan untuk dibangun atau diberdayakan berupa fisik dan non fisik seperti rumah, air bersih, dll. Dalam semiloka tersebut provinsi Riau berada pada kelompok I bersama propinsi Aceh Jambi, Sumsel dan Sumut.

"‎Pemberdayaan sosial berupa pembangunan di daerah komunitas adat kecil yang sudah direkomendasikan akan menggunakan anggran APBN tahun 2017," ucapnya. 

Lebih lanjut dikatakan MD.Rizal, dengan masuknya Desa Sungai Upih di Kecamatan Kuala Kampar dalam calon lokasi Pemberdayaan Sosial Komunitas adat Terpencil tahun 2017 tentunya sangat membantu peradaban dan pembangunan bagi masyarakat Desa Sungai Upih Kecamatan Kuala Kampar. 

"Kita berharap dengan adanya pemberdayaan sosial berupa pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat,kedepannya  Desa Sungai Upih akan lebih terbuka dalam sosial masyarakat," tutupnya.**(ham)