Resmikan RS Muhammadiyah Riau, ini Pesan Mendikbud
Senin, 22 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Diawali dengan penandatangan prasasti dan pemotongan vita dipintu masuk, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Dr Muhadjir Effendy MAP, Senin 22 Agustus 2016 meresmikan Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Riau yang terletak di Jalan Tuanku Tambusai ujung.
Menteri Muhadjir dalam sambutanya menyampaikan pendidikan karakter yang digagas Presiden Jokowidodo saat ini merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan SDM Indonesia berkualitas, kuat, tahan banting menghadapi berbagai kondisi dari kemajuan dimasa-masa akan datang.
"Karena itulah, Pendidikan Dasar merupakan bidang yang akan dijadikan sebagai bagian dalam menciptakan SDM Indonesia berkarakter tersebut," jelas Menteri.
Terkait keberadaan RS Muhammadiyah ini, Muhadjir yang juga merupakan Ketua DPP Muhammadiyah berharap akan bisa memberi dampak atau manfaat positif bagi bidang kesehatan di Provinsi Riau, khususnya di Pekanbaru.
"RS Muhammadiyah ini harus bisa menjadi bagian dari pendukung pemerintah provinsi Riau, dalam membangun bidang kesehatan, berikan pelayanan yang baik, dan jangan utamakan materi," ujarnya mengingatkan.
Gernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman dalam kesempatan itu berharap agar keberadaan RS Muhammadiyah ini agar dapat menjaga kualitas, terutama pelayanan kepada masyarakat, karena keberhasilan RS itu akan sangat dilihat dari seberapa bagus pelayanan yang diberikan.
Begitu juga untuk Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Gubri berpesan untuk dapat terus meningkatkan mutu, agar tidak kalah bersaing dengan Universitas-Universitas lainnya, di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau.
UMRI harus mampu menunjukkan sebagai sebuah Universitas yang berkualitas, yang mampu menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) Riau yang handal, dan mumpuni diberbagai bidang.
"Utamakan kualitas para alumni, jangan mengedepankan banyaknya jumlah Mahasiswa yang masuk setiap tahunnya, dan malah mengedepankan mutu para lulusan, ini yang harus dijaga," pungkasnya.
Ketua DPW Muhammadiyah Riau, H Wan Abu Bakar MSi, menyebut, keberadaan RS Muhammadiyah ini merupakan salah satu bagian dari amal usaha Muhammadiyah, yang pendiriannya bukan berorientasi pada materi.
"RS ini kita dorong untuk memberikan pelayanan optimal terlebih dahulu kepada masyarakat, dan jangan mengedepankan mampu atau tidaknya masyarakat membayar, layani dulu, itu yang lebih penting," tegas Wan.
Sementara Rektor UMRI Dr H Mubarak, mengatakan, peresmian RS Muhammadiyah ini merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan pendirian Fakultas Kedokteran.
"RS ini akan menjadi RS pendidikan, dimana nantinya kita di UMRI akan mendirikan Fakultas Kedokteran, karena salah satu syarat mendirikan Fakultas Kedokteran itu harus ada RS," kata Dia.
Saat ini, lanjut Mubarak, jumlah Mahasiswa yang kuliah di UMRI tercatat sebanya 3.500 orang, dari Tujuh Fakultas pada 16 Program studi. Selain akan menambah Fakultas Kedokteran, UMRI juga berencana mendirikan Fakultas Pendidikan Agama Islam (PAI).
"Fakultas PAI ini merupakan amanah dari perserikatan Muhammadiyah, dan kita mengharapkan dukungan semua pihak untuk terwujudnya pendirian dua Fakultas baru tersebut secepatnya," ungkap Mubarak.**(mad)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…






