SIAK -- Menghindari terjadinya Kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) menjadi keharusan dan tanggung jawab semua pihak, karena akibat Karhutla itu sangat buruk bagi kesehatan manusia.
"Karena selain kerugian harta benda dan meruskan berbagai jenis tanaman yang ada, dampak yang ditimbulkan tersebut juga sangat berimbas kepada kehidupan manusia,"beber Gubernur Riau Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA pada pidato pengantarnya dipuncak peringatan hari lingkungan hidup sedunia yang dipusatkan dilapangan tugu depan Istana Siak Jumat 22 juli 2016.
Menurut Gubri, rangkaian kunjungan Wapres di Kabupaten Siak merupakan momentum bagi Provinsi Riau serta bagi Daerah bagaimana untuk secara bersama dapat merajut serta memulihkan lingkungan, serta upaya untuk selamatkan satwa liar yang sudah hampir punah.
Sebagai upaya untuk mencegah terjadinya Karlahut Pemerintah Provinsi Riau, gubernur menyebut kalau bersama Kabupaten Kota yang ada juga telah melakukan kanal bloking, serta membuat embung dilahan-lahan gambut yang rentan terjadi kebakaran.
"Selain dari itu juga upaya pencegahan kebakaran lainya juga sudah dilakukan, yaitu dengan mementuk tim restorasi gambut Provinsi Riau," jelasnya.
Gubri menambahkan, dengan telah dinaikkannya status danau zamrud sebagai taman nasional, hal itu tentunya sangat bernilai fositif sehingga flora dan fauna yang terdapat di wilayah danau zamrud harus tetap terlestarikan secara berkesinambungan.
"Sebab kawasan konservasi ini memilki daya tarik dan punya nilai jual tinggi bagi sektor wisata di Provinsi Riau, oleh sebab itu diharapkan kepada semua untuk dapat bersama-sama menjaga dan mendukung program yang telah ada,"ajak Gubri.**(jas)
"Karena selain kerugian harta benda dan meruskan berbagai jenis tanaman yang ada, dampak yang ditimbulkan tersebut juga sangat berimbas kepada kehidupan manusia,"beber Gubernur Riau Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA pada pidato pengantarnya dipuncak peringatan hari lingkungan hidup sedunia yang dipusatkan dilapangan tugu depan Istana Siak Jumat 22 juli 2016.
Menurut Gubri, rangkaian kunjungan Wapres di Kabupaten Siak merupakan momentum bagi Provinsi Riau serta bagi Daerah bagaimana untuk secara bersama dapat merajut serta memulihkan lingkungan, serta upaya untuk selamatkan satwa liar yang sudah hampir punah.
Sebagai upaya untuk mencegah terjadinya Karlahut Pemerintah Provinsi Riau, gubernur menyebut kalau bersama Kabupaten Kota yang ada juga telah melakukan kanal bloking, serta membuat embung dilahan-lahan gambut yang rentan terjadi kebakaran.
"Selain dari itu juga upaya pencegahan kebakaran lainya juga sudah dilakukan, yaitu dengan mementuk tim restorasi gambut Provinsi Riau," jelasnya.
Gubri menambahkan, dengan telah dinaikkannya status danau zamrud sebagai taman nasional, hal itu tentunya sangat bernilai fositif sehingga flora dan fauna yang terdapat di wilayah danau zamrud harus tetap terlestarikan secara berkesinambungan.
"Sebab kawasan konservasi ini memilki daya tarik dan punya nilai jual tinggi bagi sektor wisata di Provinsi Riau, oleh sebab itu diharapkan kepada semua untuk dapat bersama-sama menjaga dan mendukung program yang telah ada,"ajak Gubri.**(jas)



