• Baharudin

‪PEKANBARU -- Kekurangan blangko yang diterima Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru menyebabkan pembuatan e-KTP di Kota Pekanbaru menjadi terganggu.

"Kendala yang hadapi saat ini adalah kekurangan stok blangko. Sehingga  pengerjaan e-KTP jadi sedikit terlambat," ujar Kepala Disdukcapil Kota Pekanbaru, Baharudin, Rabu 13 Juli 2016.
 
Menurut Baharuddin, penyebab kekurang blangko ini dikarenakan lelang blangko yang dilakukan pusat. Sehingga membuat proses penyaluran e-KTP di daerah khususnya Kota Pekanbaru menjadi terlambat.
 
"Saat ini pengambilan blangko dari pusat belum didaerah. Selain itu, sesuai  informasi saat ini pusat masih melakukan pelelangan. Disamping itu, kita sekarang tengah berupaya meminta blanko sebanyak mungkinlah ke pusat," sambungnya.
 
Saat ini, pihaknya telah melayangkan permintaan sebanyak 20.000-30.000 blangko. Tapi hal tersebut masih belum mendapat kepastian apakah Pekanbaru  nantinya bisa sesuai dengan jumlah yang diajukan.
 
"Kita ajukan sebanyak itu, tapi kita lihatlah nanti gimananya. Karena sekarang masih proses lelang dan jika lelang selesai akan dibagikan ke seluruh Indonesia," jelasnya lagi.
 
Tidak hanya blangko e-KTP saja yang menjadi kendala, mesin perekam e-KTP yang berada di Disdukcapil juga mengalami kerusakan. Parahnya lagi, hanya satu unit saja yang bisa beroperasi.
 
"Hanya satu yang bisa digunakan sekarang. Yang lain rusak dan diperbaiki di Jakarta, tapi untuk yang lainnya Insya Allah tidak ada kendala," pungkasnya.**(saf)