GAS -- Masyarakat Kelurahan Teluk Pinang Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) resah dengan sikap pilih kasih yang dilakukan oleh pihak PLN Sub Ranting Teluk Pinang.

Pasalnya, ditengah defisit daya hingga pihak PLN melakukan sistem pemadaman bergilir, sejumlah rumah disinyalir mendapat perlakuan khusus.

"Ada rumah yang mendapat jalur khusus dan tidak menerima pemadaman. Kami tak terima hal ini," kata Ijum, warga Kelurahan Teluk Pinang, Rabu 13 Juli 2016.

Disinyalir, perlakuan khusus tersebut diberikan kepada sejumlah pejabat yang ada disana. Perlakuan khusus ini tentunya bukan perlakuan yang selayaknya dilakukan oleh PLN selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang harusnya memberikan pelayanan yang adil kepada pelanggannya.

"Jika jalur khusus tersebut untuk fasilitas umum seperti tempat ibadah atau perkantoran kami tidak masalah. Namun jika untuk individu kami tak terima, kami juga pelanggan sama dengan mereka " kata Hadi, salah seorang warga lainnya.

Sementara Kepala Rayon PLN Tembilahan Saeful Hanan, saat dikonfirmasi terkait hal itu mengatakan bahwa jalur khusus biasanya diperuntukkan untuk fasilitas umum. "Saya baru dapat kabar. Coba saya konfirmasi Kasub disana dulu," katanya, Rabu siang.

Tak lama kemudian, Saeful Hanan kembali memberikan keterangan kepada media. Dikatakannya dirinya telah menginstrukan untuk menormalkan kembali jika ada dilakukan jalur khusus. "Sudah saya instruksikan untuk dinormalkan kembali," katanya.

Sayangnya saat dikonfirmasi apakah memang benar ada pihak tertentu yang mendapat layanan khusus tersebut dan apa sanksi yang akan diberikan kepada pihak yang berwenang di Sub Ranting Teluk Pinang, Saeful terkesan bungkam.

"Saya hanya memerintahkan untuk menormalkan kembali jika memang ada jalur khusus tersebut," imbuhnya.**(suf)