Pendiri Panti Asuhan Al Hasanah Hj Nurhaimi, mengaku rasa haru dirinya beserta anak-anak di Panti asuhan, dikarenakan memang sangat jarang sekali ada pejabat yang berkunjung di Panti Asuhan yang dikelolanya.
Dengan bermodalkan satu lampu 30 watt, suasana berbuka bersama yang ditaja Himpunan Mahasiswa Fisika UMRI berlangsung semarak diruang aula Panti Asuhan Al Hasanah. Meskipun mulai dari pemberian pidato, minum dan makan dalam suasana remang-remang, tetapi keceriaan terpancar diwajah anak-anak panti asuhan.
"Jangan kan anak anak, kami saja pengurus panti merasa terharu dan bahagia atas kunjungan mahasiswa, rektor dan petinggi UMRI kesini. Meskipun seperti ini kondisi dan situasi di panti asuhan Al Hasanah, Alhamdulillah suasana sangat ceria kami rasakan," kata Nurhaimi pendiri disela sela berbuka puasa yang ke 18 itu.
Dijelaskan Nurhaimi, jumlah anak panti sekitar 70 orang, mereka berasal dari hampir 12 kabupaten/kota di Riau, dan juga dari Provinsi diluar Riau, seperti Sumbar, Sumut, Nias dan Jawa. Latar belakang anak ini yaitu, anak yatim piatu, gelandangan yang diserahkan Dinsos Kampar kesana, anak terlantar, anak dari korban perttikaian orang tua laki laki dan perempuan (Broken) dan lain-lain.
Umurnya berkisar 4 ahun sampai tingkat SMA. Jadi, selain dijadikan panti asuhan, disini juga ada sekolah swasta tingkat SD dan SMP. Tujuan, supaya dapat menghemat biaya pendidikan dan dapa meningkatkan pendidikan masyarakat dilingkungan.
"Untuk anak SD dan SMP disini saja, sementara untuk anak SMA harus disekolahkan keluar karena disini belum ada SMA. Sedangkan jumlah siswa SD dan SMP sekitar 200 orang, sebab anak luar panti juga banyak bersekolah disitu," jelas Nurhaimi.
Rektor UMRI H Mubarak mengaku sangat senang bisa berkunjung ke panti asuhan tersebut, dan dia berharap kepada pihak panti untuk jangan sungkan-sungkan untuk meminta bantuan ke UMRI, karena selagi permintaan itu masih bisa dipenuhi, pihak UMRI akan berupaya memenuhinya.
"Saya meminta kepada kepala sekolah SD dan SMP di panti ini, bahwa jika membutuhkan sesuatu, terutama dalam pengembangan kurikulum pendidikan, maka silahkan kirim surat ke UMRI. Setelah itu kami akan mengirim dosen untuk melatih guru disekolah ini. Tujuannya supaya bisa mensetarakan pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Selain itu bantuan pelatihan itu merupakan bagian dari CSR UMRI," kata Mubarak saat memberi sambutan.
Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) selaku pembina Himpunan Mahasiswa Fisika Sri Fitriah Retnowati mengaku program ini baru pertama dilakukan. Sebab selama ini program tahunan berbuka bersama itu dilaksanakan dilingkungan kampus bersama mahasiswa dan alumni.
Namun tahun ini, muncul ide untuk dilaksanakan di panti asuhan. Sementara dananya bukan dari UMRI, tetapi dicari melalui penyebaran "Kupon Amal". Masing masing anggota panitia akan menawarkan kupon dengan mendirikan stand di Masjid Ar-Rahman, An-Nur dan masjid lainnya. Termasuk perkantoran, kepada dosen, mahasiswa dan lain-lain.
Alhasil sejak awal Ramadhan, terkumpul dana sekitar Rp22,3 juta. Maka bantuan bisa diberikan kepada beberapa panti asuhan pada tahun ini. Selain berbuka bersama, bantuan diberikan dalam bentuk perlengkapan alat sekolah. Seperti tas, buku, pena dan lain-lain.
"Tahun depan ditargetkan kita bisa berbuka bersama 300 orang di kampus UMRI. Selain bisa berbagi kebahagian pada bulan Ramadhan ini, kita bisa memperkenalkan kampus UMRI kepada anak sejak dini," jelas Fitri yang juga sebagai dosen Fisika, dan mengatakan jumlah peserta sekarang sekitar 230 orang, yang terdiri dari anak panti asuhan, himpunan mahasiswa, masyarakat dan para undangan.
Dekan Fakulas MIPA dan Kesehatan UMRI, Yuli Widyanto Mkes merasa sangat bangga dengan krestifitas himpunan mahasiswa Fisika. Pasalnya kegiatan ini diisi oleh ceria dongen dari sahaba pelangi Riau, berbuka bersama dan pembagian parsel terhadap anak panti asuhan.
"Dalam kesempatan ini, dapat menjadi ajang silahturahmi antara mahasiswa, alumni, dosen, masyarakat dan anak panti asuhan. Sehingga ada menimbulkan rasa kebahagian tersendiri bagi kita"Dalam kesempatan ini, dapat menjadi ajang silahturahmi antara mahasiswa, alumni, dosen, masyarakat dan anak panti asuhan. Sehingga ada menimbulkan rasa kebahagian tersendiri bagi kita, pada acara buka bersama sekarang. Sementara kami selalu mendukunhg kretifias mahasiswa yang positif dan bermanfaat bagi orang banyak," kata Yuli.**(mad)












.jpg)




