SIAK -- Kondisi ekonomi secara global  yang terus melesu membuat semua lini terkena dampaknya, termasuk juga bagi dirinya yang berprofesi sebagai penjahit baju.

Memamg pasca anjloknya harga minyak dunia sudah barang tentu semua lini juga  merasa terkena dampaknya, "kalau dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya, untuk tahun ini yang menempah baju untuk lebaran agak berkurang sedikit lah," Kata salah seorang penjahit, Herman Tarigan, kepada Gaungriau.com, Senin 13 Juni 2016.

Dia mengaku pasrah dengan kondisi tersebut, Di menyebut mau tidak mau harus dijalani saja lagi, yang jelas walaupun agak berkurang pesanan jahitan dikedainya, namun kalau untuk memenuhi kebutuhan keluarga masih bisa disanggupinya.

Dengan ekonomi seperti sekarang ini harus pandai-pandai menata keuangan keluarga, untuk bisa terpenuhi terpaksa harus melakukan pengiritan belanja, "katakan lah kalau satu hari 50 ribu rupiah untuk belanja dapur dengan sistuasi saat ini dikurangi lah kira-kira 10 ribu rupiah perharinya," sebut Herman.

Dan begitu juga untuk keperluan menghadapi lebaran seperti kue-kue  dan pakaian lebaran untuk anak juga harus menyesuaikan antara duit  yang masuk dengan duit yang akan dikeluarkan ,sebab kalau tidak sepeti ini manejemen keuangan rumah tangga bisa kacau.

"Kalau untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terjangkau sampai ngutang itu yang harus kita hindari, sebab saya orangnya paling takut ngutang, karena takut tak terbayar nanti,"ujar Muslim mu'alaf ini.**(jas)