Pedagang Berjualan di Badan Jalan
Pasar Megah Puluhan Milyar Sungai Guntung tak Difungsikan
Rabu, 01 Juni 2016 - 00:00:00 WIB
KATEMAN -- Sebuah bangunan megah terlihat berdiri di Sungai Guntung ibu kota Kecamatan Kateman. Sayangnya, bangunan berlantai dua namun tidak dimanfaatkan sejak mulai dibangun tahun 2006, bangunan yang menelan anggaran APBD Inhil sebesar 13 Milyar lebih itu seakan terbuang sia-sia.
Pantauan dilapangan, bangunan yang diperuntukkan untuk pasar  dimanfaatkan menjadi tempat tinggal oleh warga. Hampir seluruh bagian bangunan pasar terisi penuh, mulai lantai dasar hingga ke lantai dua, terutama ruang yang telah disekat-sekat yang awalnya akan difungsikan sebagai kios.
Sedangkan lapak terbuka, contoh saja lapak sayur dan daging, kondisinya sangat kotor tidak terurus serta diselimuti debu. Terlebih lagi pada bagian lantai yang sudah dilapisi keramik itu hampir diseluruh bagian sudah tampak retak dan pecah.
Camat Kateman, Marlis Syarif ketika dikonfirmasi media ini terkait terbengkalainya bangunan pasar guntung tersebut mengungkapkan dirinya sangat menyayangkan. Bukan tidak ada keinginan untuk memanfaatkannya, namun Marlis menyampaikan pihaknya (pemerintah kecamatan) tidak memiliki wewenang karena ada persoalan mendasar dengan berbagai pihak terkait.
Karena tidak ada tempat, para pedagang memilih berjualan disepanjang badan jalan DAM ditepi laut disepanjang pasar Sungai Guntung sehingga terlihat kumuh dan terkesan tidak tertata.
“Jika saja proses pembangunan pasar itu tidak ada masalah, sudah dari dulu saya pindahkan para pedagang ke sana,†kata Marlis mengesalkan, Ahad 29 Mei 2016 lalu.
Untuk sekedar mengingatkan, Bangunan pasar guntung ini dibangun melalui anggaran tahun jamak APBD Inhil TA 2006 – 2009 senilai Rp 13 Milyar lebih.
Anggota DPRD Inhil asal daerah pemilihan Empat (Kateman - Belengkong - Pulau Burung), Edy Gunawan alias Asun ketika diminta tanggapannya juga turut menyayangkan karena tidak dimanfaatkannya pasar Guntung tersebut.
Sebagai putra daerah asal Kateman, politisi PKB tersebut diberbagai kesempatn baik rapat hearing dengan SKPD terkait maupun rapat paripurna pandangan Komisi dan Fraksi selalu persoalan ini disampaikan kepada Pemda agar pasar Sungai Guntung jadi perhatian serius karena tidak sedikit dana yg sudah dihabiskan, namun hingga saat ini pasar tersebut masih terlihat seperti bangunan tua yang tak terurus.
"Ini kan sangat disayangkan, masyarakat guntung  sudah sekian tahun menunggu tapi tidak ada juga realisasinya. dan tak ada jalan lain kepada Pemda segera melakukan audit dan segera dioerbaiki bangunan yang rusak serta segera difungsionalkan," ungkap Asun, Senin 30 Mei 2016.**(Suf)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Minggu, 20 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Kamis Depan KUD TMJ Gelar RAT
DAYUN -- Koperasi Unit Desa (KUD) Tandan Mas Jaya, Kampung Banjar Seminai, Kecamatan Dayun tergolong salah satu koperasi yang maju. Sesuai dengan aturannya, koperasi tetap menyampaikan laporan tahunnya kepada masyarakat lewat Rapat Anggota Tahunan (RAT). Sesuai dengan…
-
Minggu, 20 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Peringkat 3 Investasi Terbesar di Riau
Investasi PMDN dan PMA Pelalawan Capai 72 Triliun
PELALAWAN -- Hasil data dari Badan Koordinator Penanaman Modal Republik Indonesia (BKPM RI) bahwa hingga akhir tahun 2015 memasuki tahun 2016 lalu jumlah Investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp.72 Triliun. …
-
Kamis, 17 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Pemrov Riau Alokasikan Dana 405 Milyar Untuk Inhil
TEMBILAHAN -- Sekretaris Bappeda Provinsi Riau Ahmad Hijazi SE MSi, mengungkapkan perencanaan pembangunan merupakan upaya mengakomodir pendekatan perencanaan pembangunan dengan memperhatikan berbagai aspek pendekatan sesuai undang-undang yang berlaku. "Perencanaan tersebut tetap dengan mempertimbangkan ketersedian anggaran dan memprioritas…
-
Kamis, 17 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Rakor Dengan KPK, Plt Gubernur Minta Transparansi Soal DBH Migas
PEKANBARU - Dalam rangka gerakan nasional mewujudkan kedaulatan energi, khususnya di daerah. Pemerintah Provinsi Riau gelar rapat koordinasi dan supervisi energi bersama Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Rakor yang dilaksanakan di balai Serindit gedung daerah Riau,…
-
Rabu, 16 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Amril Sampaikan SPT Tahunan
PEKANBARU -- Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Rabu 16 Maret 2016 mengikuti Panutan Penyampaian Surat Pemberiahuan (SPT) Tahunan dan Tax Gathering 2016. Kegiatan yang Kanwil Dirjen Pajak Provinsi Riau dan Kepulauan Riau di Balai Serindit Gedung Daerah Provins Riau itu, dibuka resmi Pelaksana Tugas Gubernur Riau H Arsyad…
-
Rabu, 16 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Potensi Ekonomi Kreatif Bakal Semakin Tergarap
SIAK -- Peluang Siak untuk mengembangkan Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang selama ini sudah digeber, kian terbuka lebar. Sebab Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI sudah membuat komitmen untuk bekerja sama dengan daerah demi mengembangkan ekonomi kreatif. Agar kerja…
-
Rabu, 16 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Dewan Minta BPMPD Pantau Dana Desa
SIAK -- Dana desa yang berasal dari APBD Provinsi Riau untuk 122 kampung se-Kabupaten Siak sudah cair dipenghujung Tahun 2015 lalu. Hal ini membuat hampir 90 persen dana tersebut dijadikan dana Silpa kampung lantaran tahun lalu tak selesai dimanfaatkan.
-
Rabu, 16 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Defisit Anggaran Pemkab Tuntas
Satker Pelalawan Diminta Tetap Harus Kontrol Anggaran
PELALAWAN -- Kabag Keuangan Setdakab Pelalawan Hanafie S Sos MSi, membenarkan bahwa defisit anggaran APBD Pelalawan sebesar Rp.262 Milyar yang merupakan Pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) akibat turunnya harga minyak dunia sudah dapat diatasi oleh Pemerintah.Namun,dirinya tetap mengingatkan kepada Seluruh Satuan Kerja (Satker) agar tetap melakukan kontrol…
-
Rabu, 16 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Harga Gas Elpiji 3 Kg Tidak Sesuai HET
Masyarakat yang Komplain Diminta Melapor ke Diskoprindag
PASIR PANGARAYAN -- Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), imbau masyarakat yang komplain terkait harga gas elpiji 3 kg yang tidak sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun pendistribusiannya tidak jelas, bisa melaporkannya ke Dinas Koperaasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Rohul. …
-
Selasa, 15 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Tidak Terawat, Penyebab Hasil Kebun PT Teso Indah Tidak Maksimal
RENGAT -- Setelah 12 Tahun berdiri, hasil dari kebun kelapa sawit masyarakat yang dikelola oleh PT. Teso Indah hasilnya sejauh ini belum memuaskan masyarakat, pasalnya dalam satu triwulannya masyarakat hanya menerima Rp. 100 s/d 200 ribu saja. …
-
Selasa, 15 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Harga Karet Anjlok, Petani Rupat Menjerit
RUPAT -- Warga Kelurahan Tajung kapal kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis mengeluhkan harga karet anjlok hanya Rp 6 ribu perkilo. Berbeda dengan tahun sebelumnya perkilo Rp15 ribu. Hal demikian diungkapkan langsung Petani Karet Rupat Jufri Suardi, tentunya hal…
-
Selasa, 15 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Sekdako Buka RAT KPRI Sejahtera Sekretariat Kantor Walikota Pekanbaru
PEKANBARU -- Walikota Pekanbaru yang diwakili Sekdako Pekanbaru Drs HM Noer MBS SH MSi MH, membuka secara resmi Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kepada Pengurus Baru Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Sejahtera Sekretariat Kantor Walikota Pekanbaru Tahun 2012-2014 di Alpha Hotel Pekanbaru. …
-
Selasa, 15 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Kantor Sering Pindah, Koperasi Liar di Rohul Sulit Dibasmi
PASIR PENGARAYAN -- Keberadaan koperasi liar yang biasa disebut rentenir atau lintah darat cukup banyak di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Karena kantor sering berpindah-pindah, dan berkantor di rumah, mereka makin sulit dibasmi. Keberadaannya kian menjamur, karena tidak…
-
Selasa, 15 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Petani Sawit Pilih Lakukan Peremajaan Sendiri
SIAK -- Melihat tingginya biaya peremajaan sawit dengan sistem bapak angkat, pemiliki kebun plasma terpaksa melakukan peremajaan sendiri sawit miliknya. "Sebenarnya peremajaan sawit lewat jasa bapak angkat, cukup membantu kerja para petani. Sebab kita tinggal bersih. Termasuk…
-
Selasa, 15 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Defisit Anggaran Tuntas Tertutup, Besok Pemkab Beri Laporan ke DPRD
PELALAWAN -- Berbagai cara ditempuh Pemkab Pelalawan dalam menutupi defisit anggaran sebesar Rp. 262 Milyar yang merupakan pemangkasan dari Dana Bagi Hasil (DBH) sebagai dampak turunnya harga minyak dunia. Walhasil,melalui keseriusan Pemkab, defisit anggaran saat ini sudah tuntas ditutupi.
-
Selasa, 15 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Tingkatkan PAD
UPTD DPKA Data Ulang dan Sisir Wajib Pajak di Empat Kecamatan
PASIR PANGARAYAN -- Dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak, Unit Pelayanan Teknis Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (UPTD DPKA) Kecamatan Rambah, tahun 2016 ini gencar melakukan data ulang serta penyisiran objek wajib pajak ke masyarakat di empat kecamatan. …
-
Selasa, 15 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Tokoh: ADD Untuk Mensejahterakan Masyarakat
BAGANSIAPIAPI -- Anggaran Dana Desa (ADD) yang diberikan pemerintah kepada Desa, seharusnya bisa memberi dampak positif, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu disampaikan tokoh masyarakat Kepenghuluan Sei Meranti Tanjung Medan, Rokan Hilir (Rohil) H Mustoyo. "ADD…
-
Senin, 14 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Muhammad: Sektor Industri Memegang Peranan Penting Majukan Daerah
BENGKALIS -- Wakil Bupati Bengkalis H Muhammad mengatakan, bidang industri memegang peranan sangat penting dalam peningkatan pembangunan ekonomi suatu daerah. Selain cepat meningkatkan nilai tambah (added value), juga sangat besar perannya dalam penyerapan tenaga kerja. Di samping itu, bidang ini pun merangsang kegiatan ekonomi bidang lainnya, diantaranya…
-
Senin, 14 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Bahas Ekonomi Kreatif, Besok Bupati Syamsuar Bertemu Jokowi
SIAK -- Upaya untuk memperkecil angka pengangguran sudah semakin terbuka. Sebab, saat ini sudah ada rencana pemerintah untuk membuat badan ekonomi kreatif sebagai langkah mendorong dan dan melahirkan pengusaha muda serta memajukan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
-
Minggu, 13 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Harga dan Pendistribusian Tidak Jelas
Diskoperindag Diminta Tata Ulang Pangkalan Elpiji 3 Kg di Rohul
PASIR PANGARAYAN -- Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), diminta lakukan penataan ulang seluruh pangkalan gas elpiji yang menjual gas tabung 3 kg, dan untuk menyesuaian harga dengan Harge Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.



