BATAM -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ade Komarudin meradang ketika "digebuki" wartawan tentang kinerja buruk institusinya. Padahal fungsi legislasi DPR membutuhkan kecermatan yang berdampak hukum kepada masyarakat.

"Saya mau protes kepada teman-teman wartawan. (kinerja) Kami digebuki dengan menulis DPR mandul tidak menghasilkan undang-undang," ujarnya dalam Press Gathering Koordinatoriat wartawan parlemen bertajuk Refleksi atas UU BUMN dan Proyeksi Batam menuju Kota Industri, malam Sabtu 28 Mei 2016.

Padahal, ia melanjutkan, ketidakefektifan kinerja DPR fungsi legislasi relatif satu bulan hari kerja yang disoroti wartawan. Kendati tiga bulan sebelumnya DPR telah mengesahkan sejumlah undang-undang.

Namun demikian, Ade Komarudin mengakui keterbatasan sumber daya manusia (SDM) kalangan wakil rakyat.

"Mereka (ke-560 anggota DPR) itu orang-orang terpilih (dalam pemilihan legislatif) dan bukan orang yang kompetensi lantaran kuasa dan terkenal," ujarnya.

Karena itulah ia mengajak wartawan untuk bersama-sama membangun kinerja anggota DPR melalui outcomenya dalam fungsi legislasi. "Kami tidak anti-kritik asalkan menjadi problem solving," pungkasnya.**(bam)