TEMBILAHAN -- Enam unit rumah menjadi korban dalam musibah tanah longsor yang terjadi di Jalan Buluk Gang Seni RT.02 RW. 01 Desa Tanah Merah Kecamatan Tanah Merah, Inhil, Kamis 26 Mei 2016.
Berdasarkan keterangan dari Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono melalui Paur Humas Ipda Heriman Putra, kejadian bermula sekira pukul 12:30 Wib.
Adapun kronologis kejadian, kata Heriman, saat itu sekira 12.30 wib Heriyanto (42), salah seorang warga sedang berada di rumah mendengar suara papan runtuh.
"Kemudian saksi langsung keluar rumah dan melihat rumah yg berada diseberang rumahnya mulai bergerak runtuh ke sungai, kemudian saksi berteriak longsor, setelah itu warga sekitar keluar rumah dan menolong para korban," katanya.
Dalam kejadian musibah tanah longsor tersebut tidak terdapat korban jiwa, kerugian ditaksir sekitar lebih kurang Rp. 750.000.000.
"Dugaan awal terjadinya musibah tanah longsor disebabkan oleh abrasi air sungai, hal ini dikarenakan pemukiman rumah masyarakat yang mengalami musibah longsor berada disepanjang pinggir sungai perigi Kuala Enok dan pada saat terjadinya musibah tanah longsor air dalam keadaan sedang surut," jelasnya lagi.
Hingga saat tim dari BPBD Kab. Inhil, pemerintah Kecamatan Tanah Merah dan Polsek Tanah Merah serta masyarakat setempat sedang melakukan pendataan terhadap identitas pemilik rumah dan mengevakuasi barang-barang milik pemilik rumah yang masih bisa diselamatkan sedangkan terhadap warga pemilik rumah yang mengalami musibah tanah longsor ditempatkan dirumah kerabat dan dirumah masyarakat disekitar TKP tanah longsor.**(suf)



