SIAK -- Menjelang masunya bulan suci Ramadhan walaupun belum tingginya permintaan terhadap kebutuhan pokok, akan tetapi sejumlah komudity pangan sudah mulai merangkak naik seperti gula, minyak goreng, telor, bawang, cabe dan ayam potong.
"Padahal saat ini permintaan kebutuhan pokok masih biasa-biasa saja, akan tetapi mengapa pula sejumlah kebutuhan pokok sudah mulai merangkak naik,"keluh Jumiati salah seorang ibu rumah tangga, Rabu 25 Mei 2016.
Karena itu, dia berharap kepada pihak terkait dengan kondisi ekonomi yang tergolong sulit seperti sekarang ini, ditambah lagi kebutuhan semakin meningkat, semoga ada kebijakan atau langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah untuk menekan dan menstabilkan harga kebutuhan pokok selama Ramadhan hingga hari raya Idul Fitri nantinya.
Sementara Kepala Dinas Perdaganagan dan UKK Kabupaten siak Drs H Wan Bukhari MSi, kepada Gaungriau.com menyebutkan, memang sekarang ada terjadi kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok, terutama terhadap harga gula pasir yang cukup menonjol, yang mana perkilonya naik 2000 Rupiah.
Penyebab naiknya harga gula yang terjadi saat ini bermuara dari berkurangnya suplay gula ke Daerah ini, serta ditambah lagi dengan gagalnya panen tebu seperti yang terjadi didaerah penghasil tebu.
"Sedangkan terhadap kebutuhan bahan pokok jenis lainya hingga saat ini masih stabil, kalau pun ada terjadi kenaikan harga, tidaklah begitu besar dan masih dalam batas kewajaran, sebab terhadap harga kebutuhan ini terletak pada hukum pasar,"pungkas Wan Bukhari.**(jas)



