PEKANBARU -- Kendatipun  tidak menyebut secara gamlang adanya kebocoran pada perolehan retribusi dan pajak parkir, namun dua dinas terkait diminta untuk lebih memperkuat koordinasinya. masing-masing Dinas Perhubungan Kota Pekanbru dan Dinas Pendapatan Daerah kota Pekanbaru.

Hal ini diingatkan Assisten II Sekda Pekanbaru, Dedi Gusriadi, yang kini juga menjabat sebagai plh Sekda Pekanbaru dalam rapat tertutup diruang kerjanya, Selasa 24 Mei 2016.

"Indikasi kebocoran memang belum ada, tapi itu harus diantisipasi oleh ke dua dinas ini. Supaya target PAD pajak dan retribusi dapat terpenuhi,"tegas Dedi usai memimpin rapat.

Dikatakan Dedi lagi, kedua dinas harus saling mendukung untuk mengoptimalkan perolehan PAD dari pajak dan retribusi parkir. Karena meskipun pajak dikelola oleh Dispenda namun bisa saja Dinas Perhubungan menunjukkan mana lokasi yang berpotensi untuk dijadikan sumber pajak maupun retribusi parkir.

"Paling tidak bisa saling mendukung untuk sumber PAD pajak dan retribusi dan tidak jalan masing-masing,"ungkapnya lagi.

Dedi berharap dalam waktu sampai akhir tahun nanti realisasi PAD dari pajak dan retribusi parkir dapat terealisasi sesuai target. "Ya kita berharaplah, target PAD dari pajak maupun retribusi parkir dapat tercapai. Bila perlu melebihi target,"tutupnya.**(saf)