Desa Koto Tandun Dijadikan Sebagai Tempat Peletakan Batu Pertama Pembangunan SMPN
Sabtu, 14 Mei 2016 - 00:00:00 WIB
TANDUN -- Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI menunjuk Desa Koto Tandun, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu sebagai tempat seremonial peletakan batu pertama paket pembangunan sekolah menengah pertama (SMP) negeri yang merupakan program pemerintah pusat dan serentak dilaksanakan se Indonesia.
Informasi ini disampaikan Pj Kepala Desa Koto Tandun, Rasono, Sabtu 14 Mei 2016 malam saat acara peringatan Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Fallah Desa Koto Tandun. Katanya, peletakan batu pertama tersebut akan dilaksanakan di SMPN 5 Tandun, Selasa 17 Mei 2016.
“Ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Desa Koto Tandun karena telah ditunjuk sebagai tempat peletakan batu pertama paket pembangunan SMPN ini,” sebut Rasono.
Diterangkannya, program paket pembanguan SMPN ini akan dilaksanakan serentak se Indonesia, dan untuk Kabupaten Rokan Hulu hanya ada dua kecamatan yang mendapat bantuan tersebut. “Rohul hanya dua kecamatan, yaitu Tambusai dan Tandun,” paparnya.
Dijelaskannya lagi, paket pembangunan SMPN ini tidak menggunakan sistem proyek akan tetapi menggunakan sistem sewa kelola. Dimana, untuk sekolah nantinya akan dipimpin oleh kepala sekolah dan panitia pembangunan.
“Serta diawasi oleh konsultan yang akan ditunjuk oleh pemerintah, termasuk masyarakat juga nantinya akan ikut mengawasi pembanguan sekolah ini, jika ada hal-hal yang dinilai menyalahi,” ujarnya.
Lebih dari pada itu, tahun 2017 nanti, pemerintah pusat juga akan membangun SMAN di Desa Koto Tandun, dan dimintanya kepada masyarakat agar menyiapkan lahan untuk tempat pembangunannya nanti. “Karena pemerintah hanya menyiapkan anggaran, sementara untuk tempat atau lahan disedikan oleh masyarakat tempatan,” himbaunya.
Lebih dalam lagi, diutarakannya Desa Koto Tandun tidak lama lagi akan melaksanakan pemilihan kepala desa, dihimbaunya agar masyarakat memilih pemimpin yang peduli dengan pembangunan.
Terkait pengelolaan dana desa, Rasono menjelaskan kepada masyarakat bahwa bantuan untuk dana desa ada tiga sector, yakni pendapatan asli desa (PAD) bantuan pemerintah dan bantuan pihak ketiga seperti perusahaan melalui program Corvorate Social Responbility (CSR).
“CSR perusahaan harus masuk ke kas desa, karena dana ini bukan untuk kepentingan pribadi, selama ini CSR perusahaan yang ada di Desa Koto Tandun ini tidak pernah dimasukkan ke kas desa,” jelasnya lagi.**(lim)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
PNFI Juga Berperan Ciptakan SDM Berkualitas
Gaungriau.com -- Pendidikan Non Formal Informal (PNFI) setakad ini masih 'dikesampingkan' pemerintah dalam hal memberikan anggaran, padahal PNFI juga mampu menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas. Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau H Kaharuddin MPd saat membuka Tiga kegiatan Bidang PNFI, Senin 14…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
35 Calon Peserta Pelatihan di PCR Jalani Seleksi
Gaungriau.com -- Dari 35 orang calon peserta pelatihan yang diselenggarakan PT Cevron Pasifik Indonesia (CPI) di Politeknik Cevron Rumbai (PCR) hanya 19 dinyatakan lolos dan ikut pelatihan. Sehingga dilakukan seleksi bagi calon peserta di aula kantor Disnakertrans Jalan Kesehatan Dumai, Selasa 15 September 2015. Kepala Bidang (Kabid)…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Disdik Pekanbaru Kembali Perpanjang Libur Sekolah
Gaungriau.com -- Kendatipun hujan deras mengguyur pada Senin 14 September 2015 sore. Namun hal ini belum bisa membuat udara di Kota Pekanbaru sejuk dan lepas dari kepungan asap. Seperti data yang dirilis oleh Labor Udara BLH Kota Pekanbaru, udara kota pekanbaru masih pada level 'Berbahaya' yakni diatas…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Sekda Bengkalis Buka diklat Karya Tulis Bagi Guru
Gaungriau.com -– Kriteria guru yang profesional itu, selain menguasai berbagai materi pembelajaran juga harus memiliki skill atau keahlian individual yang kompleks dalam bidang pedagogisnya. Salah satunya adalah dalam bidang jurnalistik yang merupakan salah satu skill yang wajib melekat bahkan tak boleh lepas dari kemampuan seorang guru. Penjabat…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
SMKN 2 Teluk Kuantan Juara Debat Bahasa Tingkat Provinsi
Gaungriau.com -- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Teluk Kuantan berhasil meraih juara satu debat Bahasa tingkat SMK se Riau untuk kategori debat Bahasa Indonesia yang digelar di hotel Furaya Rabu-Sabtu (9-12/9) lalu. Selain itu, tim SMK Negeri 2 Teluk Kuantan juga berhasil meraih jura tiga debat Bahasa Mandarin dan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
125 Mahasiswa AKN Siak Ikuti KuliahPerdana
Gaungriau.com -- Sebanyak 125 Mahasiswa baru Akademi Komunitas Negeri(AKN) Siak angkatan II mengikuti kuliah perdana Tahun Akademi 2015/2016 diruang raja Indra pahlawan room kantor Bupati Siak Senin 14 September 2015. Asisten II Setdakab Siak DR Drs H Syafrilenti MSi, disela-sela membuka kuliah perdana mengatakan, AKN ini disediakan…



