PANGKALAN KERINCI -- Sebanyak 5 orang wanita yang berprofesi sebagai tukang pijat dan salah seorang pria yang sedang berada dipanti pijat berlokasi di KM 2 Pangkalan Kerinci terjaring operasi razia pekat yang digelar Satpol PP pada, Rabu 11 Mei 2016 kemarin.

Hal ini dibenarkan oleh Kakan Satpol PP Pelalawan Abu Bakar FE M AP kepada media ini, Rabu 11 Mei 2016. Menurutnya,operasi razia pekat ini merupakan upaya pencegahan terhadap tempat-tempat yang berpotensi untuk melakukan perbuatan maksiat.

"Ya Kita tadi operasi dengan puluhan personil  dan menyisir sejumlah tempat - tempat kafe, kedai-kedai minuman remang-remang. Saat berada di KM2 Kita mendapatkan tempat panti pijat dimana para pekerja dan pelayan ada yang tidak mengantongi kartu identitas berupa KTP dan semuang warga diluar Kabupaten Pelalawan.Semuanya Kita angkut ke kantor dan Kita data serta membat surat pernyataan.Selannjutya akan Kita serahkan ke Dinas Sosial untuk dibina,"paparnya.

Dilanjutkan Abu Bakar,operasi razia pekat menjelang masuk Ramadhan akan rutin digelar siang dan malam. " Kita Ingin kondisi dan suasana yan kondusif agar ummat Islam menjalankan ibadah puasa di Pelalawan dapat lebih khusuk menjalankan ibadah.Kegiatan ini akan rutin digelar disejumlah tempat," tukas Kakan Satpol PP.**(ham)