• Drs Abdul Kadir

PEKANBARU -- Sebanyak 104.950 peserta mulai hari ini Senin 9 Mei 2016, akan mengikuti Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat.

Berdasarkan data dari tim UN Provinsi Riau, 104.950 peserta tersebut terdapat dari 1.760 sekolah baik negeri maupun swasta, dan akan terbagi dalam 6.105 ruangan ujian.

Menurut Ketua UN Provinsi Riau 2016, Drs H Abdul Kadir, dari jumlah tersebut terdapat 3.428 peserta dari Program Kesetaraan Pekt B, dan 31 peserta dari SMPLB.

"Untuk SMP akan diikuti 78.482 peserta, MTs 25.779 peserta dan 199 peserta dari SMPT, baik yang dari sekolah Negeri maupun Swasta," jelas Kadir, kepada Gaungriau.com, Senin 9 Mei 2016 pagi.

Kadir menjelaskan, pelaksanaan UN SMP sederajat tahun 2016 ini tidak hanya menggunakan Paper Based Test (PBT), tetapi ada juga yang menggunakan komputer atau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Lima sekolah yang akan melaksanakan UNBK tersebut, dan berada di Kota Pekanbaru dan Kota Dumai.

"Dua di Pekanbaru, yakni SMPN 1 Pekanbaru dan SMP Cendana Rumbai, sementara Tiga di Dumai adalah SMPN 2 Dumai, SMP Negeri Binaan Khusus (Binsus) Dumai, dan SMP Santo Tarcisius Dumai," jelas Kadir. 

Dia berharap peserta agar bisa mengikuti UN ini dengan sebaik-baiknya, dan yang terpenting percaya akan kemampuan diri sendiri. "Jangan mudah terpengaruh oleh akan adanya isu kunci jawaban dan sebagainya," tegas Kadir.

Kepada pihak sekolah, Kadir juga berpesan agar jangan sampai melakukan hal-hal yang bisa merugikan siswa dan sekolah itu sendiri, seperti dengan berupaya memberi siswa-siswinya kunci jawaban, dan dengan cara lainnya sebagai bagian dari upaya meluluskan siswa-siswinya.

"Utamakan lah kualitas anak, jangan mengejar pamor sekolah semata, apapun kondisi dari hasil UN dan Ujian lainnya dalam menentukan kelulusan anak, maka itulah yang menjadi pedoman dan diikuti," ungkapnya.

UN SMP sederajat ini akan dilaksanakan hingga 12 Mei mendatang. Dengan mata pelajaran yang diujikan sebanyak Empat mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris,  dan Ilmu Pengetahuan Alam.**(mad)