Dari 10.684 siswa, 2.226 siswa MTs dan 8.458 siswa SMP. Seluruhnya akan melaksanakan UN dihari pertama besok dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Disusul hari kedua hingga keempat Matematika, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
"Ya besok pelaksanaan UN tingkat SLTP Sederajat. untuk soal ujian, tanggal 2 lalu kita menerima dari Pemprov dan langsung didistribusikan ke 8 kecamatan,"sebut Supardi Sekretaris Dinas Pendidikan kabupaten Bengkalis saat dihubungi, Ahad 8 mei 2016.
Dikatakan Supardi, guna mengamankan soal ujian dari kebocoran, Disdik Bengkalis menempatkan dimasing- masing Polsek. "Seluruhnya kita tempatkan di Polsek,"tutupnya.
Sebagaimana Bupati Bengkalis Amril Mukminin, mengingatkan seluruh peserta didik atau pelajar SMP/MTs/SMTK/SMPLB di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini yang akan ikut UN harus optimis, jangan percaya adanya bocoran jawaban UN. Apapun bentuknya, apakah melalui pesan singkat dan sebagainya
"Harus percaya pada kemampuan diri sendiri. Tidak menyontek. Serta tidak percaya adanya bocoran jawaban. Begitu juga para orang tuanya," ujar Amril, Jum'at 6 Mei 2016.
UN itu, katanya, berguna untuk mengukur kemampuan diri seorang peserta didik. Kalau dikerjakan dengan menggunakan bocoran kunci jawaban, bagaimana dapat mengetahui nilai sebenarnya yang diperoleh diri sendiri. Selain tindakan itu curang, rasa percuma belajar tiga tahun kalau soal-soal UN dikerjakan dengan mengandalkan bocoran jawaban.**(fer)






