Perusahaan CPO di Dumai Hasilkan 600 Ton Limbah B3 Per-hari
Rabu, 20 April 2016 - 00:00:00 WIB
DUMAI -- Pertumbuhan perusahaan industri pengolahan kelapa sawit di Dumai, kian menjamur. Salah satunya terdapat di kawasan industri Lubung Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan. Seiring itu, tidak sedikit pula limbah Bahan Berbaya dan Beracun (B3) yang dihasilkan oleh perusahaan industri itu per-harinya.
Tercatat ada beberapa perusahaan industri kelapa sawit atau Crued Palm Oil (CPO) di Dumai, baik di kawasan industria Lubuk Gaung maupun di kawasan industri Pelabuhan Dumai menimbun 600 Ton limbah B3 setiap harinya. Limbah B3 itu antaranya, milik PT Inti Benua Perkasatama, PT Ciliandra, PT Ivo Mas Tunggal, PT Meridan Sejati, dan PT Kuala Lumpur Kepong (KLK). Namun sampai saat ini, tidak diketahui kemana ratusan ton limbah B3 itu dibuangkan.
Kepala Kantor Lingkugan Hidup (KLH) Kota Dumai, Bambang Surianto mangakui tidak mengetahui sama sekali kemana limbah B3 industri CPO itu dibuang. "Hingga saat ini kita tidak dimana limbah B3 itu dibuang oleh pihak perusahaan,"paparnya kepada wartawan saat dikonfirmasi, Rabu 20 April 2016.
Menurut Bambang, keberadaan limbah B3 CPO itu sangat meresahkan pihaknya. Karena limbah B3 jenis Spent Bleaching Earth (hasil bleaching CPO dengan tanah liat) dan Fly Ash dan Bottom Ash (hasil pembakaran batubara dengan cangkang sawit berupa debu halus) sering digunakan masyarakat sebagai tanah timbun serta bahan membuat batu bata.
"Agar limbah B3 ini tidak diambil masyarakat, sebaiknya langsung dikirim kepada perusahaan pemanfaat. Perusahaan pemanfaat B3 yang ada, baru di Medan Sumatera Utara dan di Pulau Jawa. Kalau di Riau sendiri, belum ada perusahaan pemanfaat limbah B3,"jelas Bambang.
Sekertaris Daerah Kota (Sekdako) Dumai, H. Said Mustafa sangat kaget saat mendengar kalau masyarakat Dumai terbiasa hidup dengan limbah B3 hasilkan dari proses pembakaran batu bara dan cangkang kelapa sawit, serta bleaching dari perusahaan CPO yang ada di wilayah Kota Dumai.
Dijelaskan Sekda, bahwa limbah B3 ini sangat berbahaya bagi kesehatan manusia maupun lingkungan. Seharusnya pihak perusahaan tidak membiarkan masyarakat memanfaatkan limbah B3 itu, karena sudah jelas berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Karena itu, diharapkan kepada instansi terkait agar dapat melakukan peninjauan ke tempat-tempat penimbunan limbah B3 perusahaan industri CPO tersebut. "Bisa saja selama ini masyarakat yang memanfaatkannya karena tidak mengetahui efek buruk dari limbah B3 itu bagi kesehatan dan lingkungan mereka,"sebut Said Mustafa.**(yus)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Kamis, 17 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
PT Persi Prakasai Sosialisasi Upaya Cegah Karlahut
SIAK -- Bertempat di gedung mes pemda pemerintah daerah PT Persi gelar sosialiasasi babat api sebagai upaya melajukan pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan (Karlahut). Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Kapolsek Siak Kompol A Rozali, Camat Siak…
-
Rabu, 16 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan dan Aset Daerah
SIAK -- Untuk menjaga kelestarian dan keasrian di lokasi water pront city agar senantiasa terlihat bersih, Dinas Kebersihan Kabupaten Siak menyiapkan tong sampah di beberapa titik. Masyarakat juga diajak untuk menjaga kebersihan Kota Siak. "Memang soal kebersihan…
-
Rabu, 16 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Pimpin Apel Persiapan Antisipasi Asap
BAGANSIAPIAPI -- Bupati Rokan Hilir (Rohil) Suyatno memimpin Apel Kesiapan Antisipasi Bencana Asap Akibat Kebakaran Lahan Dan Hutan Diwilayah Kabupaten Rohil. Apel bersama itu dipusatkan dihalaman Mapolres Rohil Ujung Tanjung, Selasa 15 Maret 2016 sore. Suyatno meminta kepada…
-
Selasa, 15 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Kemenhub Janji Bangun Miniatur Jalur KA dan Pelabuhan
SIAK -- Taman Lalu Lintas yang berdekatan dengan komplek perkantoran Tanjung Agung, Siak Sri Indrapura, mendapat apresiasi dari Kasubdit Promosi dan Kemitraan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Firdaus Rasyid, Senin 14 Maret 2016. “Kami sangat mengapresiasi…
-
Selasa, 15 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Cegah Karlahut, Kodim 0314 Inhil Intuksikan Anggota Siap Siaga
TEMBILAHAN -- Guna Mencegah terjadinya Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut), Dandim 0314/Inhil Letkol Letkol Inf J Hadiyanto telah menginstruksikan seluruh jajaran dan personil TNI yang ada wilayah Kabupaten Indragiri hilir untuk siap siaga. "Jauh-jauh hari kita telah…
-
Selasa, 15 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Jalan Desa Pasir Ringgit Kecamatan Lirik Rusak Parah
RENGAT -- Jalan merupakan salah Infrastruktur Penting bagi masyarakat, sebab jalan merupakan akses keluar masuk bagi masyarakat dari suatu daerah, jika jalan rusak tentu akan berpengaruh terhadap perekonimian masyarakat. Salah satu jalan yang mangalami rusak parah di…
-
Selasa, 15 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Camat Minta Kades Peka Terhadap Lingkungan
SIAKECIL -- Camat Siak Kecil Alpi Mukhdor mengingatkan sebagai garda terdepan dalam pemerintahan dan pelayanan publik, kepala desa (kades) dituntut untuk lebih peka terhadap lingkunganya, terutama untuk mengantisipasi masalah kebakaran lahan dan hutan.Saat ini kata Alpi semuah pihak mulai dari pemerintah desa, kecamatan dan pihak kabupaten telah…
-
Senin, 14 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Pemda Masih Tunggu Masterplan
Banyak Pihak Swasta Melirik Pantai Solop
TEMBILAHAN -- Setakad ini, Dinas Pemuda, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Indragiri masih melakukan review masterplan untuk pengembangan kawasan pantai solop, pulau cawan bersama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Inhil. Hal tersebut disampaikan Kepala Disporabudar Ir…
-
Senin, 14 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Bengkalis Dukung Program Restorasi Lahan Gambut
JAKARTA -- Bupati Bengkalis Amril Mukminin mendukung program restorasi lahan gambut seluas 2 juta hektar yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Karena selain untuk memulihkan lahan yang rusak, program ini untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan di areal gambut. …
-
Senin, 14 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Energi Baru dari Gedung Manggala, BRG Semangat Selamatkan Gambut
JAKARTA -- Rapat Koordinasi (Rakor) Restorasi Gambut dan Pencegahan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di Auditorium Manggala Wanabhakti Jakarta hari ini Senin 14 Maret 2016 menjadi energi tambahan bagi Pemkab Siak untuk menyelamatkan kawasan gambut yang ada di bumi 'Negeri Istana' itu.
-
Senin, 14 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Bina Marga Pekanbaru Siapkan 9 Miliar Rupiah untuk Tambal Sulam
PEKANBARU -- Tahun 2016 ini, Dinas Bina Marga Kota Pekanbaru memprioritaskan kegiatan tanbal sulam jalan perkotaan. Perbaikan jalan belubang ini pihaknya sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 9 miliar dalam APBD. Kepala Dinas Bina Marga kota Pekanbaru, Zulkifri…
-
Senin, 14 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
BPBD Rohul Dapat Bankeu 1,4 Miliar Dari BPBD Riau
PASIR PENGARAYAN -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Tahun Ini bakal menerima Bantuan Keuangan dari Pemprov Riau Melalui BPBD Riau Sebesar Rp. 1,4 Milyar. Dana tersebut nantinya Akan Dipergunakan Untuk Memenuhi Perlengkapan BPBD, dalam menanggulangi bencana. …
-
Senin, 14 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Masyarakat Siak Diminta Waspada Karlahut
SIAK -- Berdasarkan data BMKG Provinsi Riau, ada beberapa titik api yang muncul di beberapa kabupaten/kota di Riau. Untuk mengantisipasi masalah tersebut, Pemkab Siak meminta kepada semua pihak untuk tidak sampai memancing terjadinya kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di daerah ini. …
-
Minggu, 13 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Karlahut, Camat dan Kades Jangan Terima Laporan Saja
BENGKALIS -- Musibah Kebakaran Lahan dan hutan (Karlahut) yang melanda sejumlah desa di Kabupaten Bengkalis, hingga saat ini masih terjadi. Bupati Bengkalis Amril Mukmnin mengintruksikan camat dan jajarannya, serta petugas pemadam agar tetap siaga dan terus memantau situasi di lapangan. …
-
Minggu, 13 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Besok
Tim Adipura Kota Kecil Lakukan Penilaian Tahap Pertama di Pelalawan
PELALAWAN -- Tim penilai Adipura dari Pusat Pengendalian Pembangunan Ekorigion (P3) wilayah Sumatera Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), beserta Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Riau, Senin (14/3) hari ini, mereka akan melakukan kunjungan ke Kabupaten Pelalawan. Tim penilai menyambangi Pelalawan untuk melakukan penilaian Adipura kota kecil…
-
Minggu, 13 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Akan Bahaya dan Kerugian Dari Karlahut
PELALAWAN -- Tak bosan-bosannya,Bupati Pelalawan HM.Harris mengingatkan kepada Seluruh Masyarakat Kabupaten Pelalawan berperan serta secara proaktif dalam mencegah serta menangulangi kebaakaran lahan dan hutan (Karlahut). "Saya minta kesadaran masyarakat akan dampak bahaya dan kerugian yang ditimbulkan akibat…
-
Minggu, 13 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Camat Dayun: Damija Akan Dihijaukan
DAYUN -- Sebagai langkah antisipasi pasca digusurnya warung Tenda Biru yang berdiri di Daerah Milik Jalan (Damija), Pemkab Siak segera membangun areal tersebut dengan menanam pohon untuk penghijauan. Hal ini dilakukan agar daerah itu tidak lagi digunakan warga untuk berjualan. …
-
Jumat, 11 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Komisi II Minta 4 Jembatan di Siak Kecil Rampung
BENGKALIS -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis Anggota Komisi II Fahrul Nizam ST Meminta agar 4 Jembatan Disiak Kecil Rampung. Sehingga Usulan infrastruktur di Tahun 2017 ini Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Bengkalis Berlanjut. Hal…
-
Kamis, 10 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Atasi Karlahut, Pemprov Riau Tambah Personil Satpol PP Untuk Padamkan Api
PEKANBARU -- Pemerintah Provinsi Riau akan menambah jumlah personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang diperbantukan untuk memadamkan api akibat Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di Provinsi Riau. Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas Gubernur Riau H…
-
Kamis, 10 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Rapat Karlahut Hanya Utus Perwakilan, Suyatno Kesal Kepada Perusahaan
BAGANSIAPIAPI -- Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno, Amp berang dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi diwilyahnya. Karena setiap diundang pada Rapat Koordinasi Kebakaran hutan dan lahan (Karlahut), yang dikirim menghadir rapat hanya bawahan yang tak bisa memberikan keputusan. …



