PEKABARU -- Bertempat diaula lantai III kampus I, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) gelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI).

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Rektor UMRI Dr H Mubarak, Senin 4 April 2016 tersebut, menghadirkan narasumber dari Direktorat Penjamin Mutu Ditjen Belmawa Kemenristek Dikti, Prof Dr Kusminarto dan Drs Sugeng Siswanto, serta  dan oleh Guru Besar Universitas Lancang Kuning, Prof Dr Syafrani MSi. 
 
Rektor Mubarak saat itu menjelaskan, kenapa UMRI yang menjadi salah satu pilihan dari Kementerian Riset dan Perguruan Tinggi dalam menggelar Bimtek ini, karena saat ini seluruh Program Studi (Prodi) di UMRI telah terakreditasi, yakni C umum.

"Kita tentunya berterimakasih kepada pihak Direktorat Penjamin Mutu Ditjen Belmawa Kemenristek Dikti, karena telah dipilih menjadi salah satu Universitas untu mengadakan Bimtek, karena melalui Bimtek ini, diharapkan Akreditasi Prodi kita akan meningkat menjadi B ataupun A," kata Rektor.

Dia juga menyebut kalau UMRI terus meningkatkan mutu, yang diawali dengan peningkatan kualitas para Dosen. Saat ini sekitar 30 persen dari total Dosen UMRI, telah terakreditasi.

Hal itu tentunya bisa memberi nilai lebih bagi UMRI, karena dengan semakin banyaknya Dosen di suatu Universitas yang terakreditasi, maka kualitas dan kuantitas Universitas itu akan bisa menjadi lebih baik pula.

"Setiap tahunnya, Dosen-Dosen kita terus berpacu untuk meningkatkan kualitasnya, dan kita dari pihak Universitas tentunya sangat mendukung hal itu, peningkatan kualitas dan kuantitas Dosen itu dilakukan dengan meningkatkan kualifikasi pendidikan dosen, dan bagaimana agar mereka bisa terakreditasi," kata Mubarak.

Karena itulah, Mubarak berpesan kepada seluruh peserta Bimtek untuk dapat mengikuti dan menyimak kegiatan ini dengan baik, hingga nantinya bisa diterapkan dilingkungan kampus, dan tentunya agar Akreditasi masing-masing Prodi bisa terus meningkat.

"Ambil ilmu yang disampaikan narasumber dalam kegiatan ini, karena bagaimanapun, agar UMRI ini bisa terus bisa menjadi bagian kepercayaan masyarakat untuk menimba ilmu, kita harus terus berbenah diri, dengan terus meningkatkan Kualitas dan Kauntitas," pungkasnya.**(mad)