Gaungriau.com– Menghadapi ancaman musim kemarau yang mulai berdampak pada sektor pertanian, Polsek Koto Gasib melalui personel penggerak ketahanan pangan bergerak cepat melakukan langkah antisipatif guna menjaga keberlangsungan tanaman jagung di Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak.

Upaya tersebut dilakukan dengan berkolaborasi bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian Kecamatan Koto Gasib dan Kelompok Tani (Poktan) Mekar Sari. Saat ini, bibit jagung yang baru ditanam di lahan ketahanan pangan Poktan Mekar Sari tengah memasuki fase pertumbuhan awal yang sangat membutuhkan pasokan air dan nutrisi secara optimal.

Sebagai langkah konkret mengantisipasi kekeringan, Polsek Koto Gasib melalui Kanit Binmas Aipda Aansari, S.H., bersama anggota Poktan Mekar Sari menyiapkan embung sebagai tempat penampungan air yang akan dimanfaatkan untuk kebutuhan irigasi tanaman.

Kapolsek Koto Gasib, Iptu Dwi Franata Tarigan, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri dalam membantu petani menghadapi tantangan musim kemarau, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

"Kami bergotong royong untuk menyukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, sekaligus mendukung Program Ketahanan Pangan Polda Riau," ujar Iptu Dwi Franata.

Selain menyiapkan embung, personel Polsek Koto Gasib bersama kelompok tani juga melakukan penyiraman secara intensif guna mencegah tanaman jagung mengalami kekeringan.

"Langkah ini dilakukan agar bibit jagung tetap memperoleh pasokan air dan nutrisi yang cukup sehingga dapat tumbuh optimal hingga memasuki masa panen," tutup Iptu Dwi Franata. (rls)