Gaungriau.com -- Musyawarah Provinsi (Musprov) yang diselenggarakan oleh Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) di Provinsi Riau berlangsung di Hotel Grand Suka, Pekanbaru Sabtu, 27 Juni 2026, dan menghasilkan keputusan untuk mengangkat Erfan Panca Putra sebagai Ketua FAJI Riau untuk periode 2026 hingga 2030.

Erfan terpilih dengan aklamasi setelah mendapatkan dukungan penuh dari tujuh Pengurus Kabupaten (Pengkab) serta enam klub arung jeram (rafting) yang memiliki hak suara dalam Musprov tersebut.

Proses Musprov berjalan dengan damai, demokratis, dan diliputi semangat kebersamaan. Dukungan yang diberikan secara bulat kepada Erfan mencerminkan kekompakan keluarga besar FAJI Riau serta kepercayaan untuk memimpin organisasi menuju perkembangan dan pencapaian yang lebih baik.

Setelah resmi dilantik sebagai ketua, Erfan Panca Putra menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menekankan bahwa amanah tersebut bukan sekadar penghargaan, melainkan sebuah tanggung jawab besar yang harus dilaksanakan dengan komitmen, integritas, dan tindakan nyata demi kemajuan olahraga arung jeram di Provinsi Riau.

“Kepercayaan ini tidak hanya merupakan sebuah kehormatan, tetapi juga sebuah tanggung jawab besar yang harus dilaksanakan dengan sepenuh hati, integritas, dan tindakan nyata demi kemajuan olahraga arung jeram di Bumi Lancang Kuning,” jelas Erfan.

Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh pengurus FAJI Riau dari periode sebelumnya yang dinilai telah berkontribusi besar dalam membangun organisasi hingga mampu meraih berbagai prestasi.

Menurutnya, capaian yang telah diraih kepengurusan terdahulu menjadi fondasi penting untuk melanjutkan pembangunan organisasi ke arah yang lebih baik.

Erfan menegaskan, olahraga arung jeram bukan hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi wadah membangun karakter, menumbuhkan kecintaan terhadap alam, semangat kebersamaan, disiplin, keberanian, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Untuk mewujudkan visi tersebut, FAJI Riau periode 2026–2030 telah menetapkan sejumlah program prioritas. Di antaranya memperkuat organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota, meningkatkan pembinaan atlet secara berkelanjutan sejak usia dini, mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kejuaraan regional, nasional hingga internasional, mengembangkan potensi sungai sebagai destinasi sport tourism, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah, KONI, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Selain itu, Erfan berkomitmen menjadikan FAJI Riau sebagai organisasi yang profesional, terbuka, dan inklusif sehingga seluruh insan arung jeram memiliki ruang untuk berkontribusi dan berkembang.

Ia juga mengajak seluruh pengurus, atlet, pelatih, dan keluarga besar FAJI Riau untuk memperkuat persatuan dan bekerja bersama demi membawa organisasi menjadi lebih maju serta mampu bersaing di tingkat nasional.

“Momentum ini menjadi awal kebangkitan baru olahraga arung jeram di Provinsi Riau. Dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan niat yang tulus, Insya Allah kita mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus mengharumkan nama Riau di berbagai ajang,” tutup Erfan. (put)