Gaungriau.com -- Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Provinsi Riau yang dilaksanakan di halaman kantor Gubernur Riau Jalan Sudirman Pekanbaru, ikut dihadiri Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Bengkalis, Toharuddin, Sabtu 9 Agustus 2025.

Apel peringatan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengangkat semangat persatuan, pemerataan pembangunan, dan pelestarian lingkungan di seluruh wilayah Riau.

Dalam amanatnya, Gubernur Wahid menegaskan bahwa hari lahir Provinsi Riau harus menjadi tonggak kebangkitan bersama.

“Melestarikan lingkungan adalah bagian dari etika dan amanah hidup. Jika alam dirusak, maka runtuh pula marwah bangsa,” tegasnya.

Ia menekankan tekad menjadikan Riau sebagai pelopor kawasan hijau dan meninggalkan stigma sebagai penyumbang asap. Mengutip Tunjuk Ajar Melayu, Wahid mengingatkan bahwa hutan dan tanah adalah titipan, bukan warisan, sehingga wajib dijaga kelestariannya.

Sebagai langkah nyata, Gubernur mencanangkan gerakan menanam pohon bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Riau, dengan kewajiban menanam sembilan bibit pohon setiap tahun.

“Langkah kecil ini mungkin belum terasa hari ini, tapi lima atau sepuluh tahun ke depan akan menjadi naungan bagi anak cucu kita,” ujarnya.

Wahid juga menegaskan pentingnya pembangunan seimbang yang menggabungkan kemajuan ekonomi, pelestarian budaya, dan perlindungan lingkungan. Kepada generasi muda, ia berpesan agar berani berinovasi, memanfaatkan teknologi, dan tetap memegang teguh nilai budaya Melayu.

Usai upacara, Toharuddin menyampaikan ucapan selamat mewakili Bupati dan seluruh masyarakat Bengkalis.

“Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis, kami mengucapkan selamat Hari Jadi Provinsi Riau Ke-68 Tahun 2025. Semoga peringatan ini semakin mempersatukan kita untuk membangun Riau yang maju, sejahtera, dan bermartabat,” tutupnya.(inf)