Gaungriau.com (TEMBILAHAN) - Data dari Dinas Kesehatan, jumlah Stunting di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada Februari 2020 adalah 2.274 atau 6,59 persen, turun menjadi 1.266 atau 3,75 persen pada Februari 2021.

Hal itu disampaikan Staf ahli Bupati Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik Drs H Masdar MM saat membuka kegiatan Monitoring Evaluasi lintas Program dan Multi Sektor dalam rangka pencegahan dan penanggulangan stunting, Selasa 16 Nopember 2021 di aula hotel Top 5.

"Penurunan angka Stunting ini merupakan hal yang patut kita syukuri. Melalui kegiatan Gerakan Satu Hati, Kabupaten Inhil yang diketahui oleh Hj Zulaikhah Wardan SSos ME, kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang amat sangat penting dalam menggebrak desa dan kelurahan agar sadar dan peduli terhadap persoalan Stunting,"tuturnya.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil ini dihadiri oleh kepala OPD serta seluruh kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se-kabupaten Inhil.

Pada kesempatan itu, dirinya berpesan, kepada OPD terkait, lintas sektor dan Puskesmas, Camat dan Kepala Desa agar bersama-sama mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Stunting di Kabupaten Inhil.

"Kita berharap, kedepaan lebih bersemangat lagi dalam menguatkan komitmen, meningkatkan tekad dan semangat kita semua untuk lebih memberi makna pada akan pentingnya kesehatan," ungkapnya.

"Semangat melayani, semangat menggerakkan, semangat untuk mampu menangkap aspirasi masyarakat, semangat memandirikan dan memberdayakan, dalam pencapaian derajat kesehatan kita semua,"tutupnya.**(adv)