Gaungriau.com (TEMBILAHAN) -- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan memfungsikan satu dari bagian gedung Unisi untuk perpustakaan daerah yang representatif.

Untuk mewujudkan hal itu pada tahun 2021 ini sudah dianggarkan dana sebesar Rp 8.9 milyar lebih untuk pembangunan dan pemeliharaan perpustakaan di tempat umum yang menjadi kewenangan daerah.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Inhil melalui Sekretaris Yusnaldi saat di temui di ruangan kerjanya, Kamis 8 Juli 2021 menjelaskan, saat ini pengerjaan sudah dilaksanakan oleh PT Bunda dan PT Saliguri Banua KSO.

"Sesuai dengan kontrak, pekerjaaan saat ini sedang dilaksanakan dan akan selesai pada bulan Desember nanti," ujar Yusnaldi yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) ini.

Ia menjelaskan, karena ini bangunan lama maka sebelum difungsikan sudah dilakukan uji kelayakan bangunan dengan melibatkan tenaga ahli dari Universitas Riau (Unri). Dari sana diketahui bahwa kondisi bangunan masih layak, dan hanya perlu perbaikan dibeberapa tempat.

Yusnaldi menambahkan, bangunan ini terdiri dari Enam lantai. Nanti akan difungsikan seluruhnya mulai dari perpustakaan anak, umum, pustaka digital, museum kelapa.

Masih menurutnya, untuk tahun depan pihaknya juga mengusulkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pengadaan buku dan sarana pendukung lainnya. Sebab dana Rp. 8.9 milyar saat ini hanya untuk interior dan perbaikan ruangan yang diperlukan.

"Tahun ini dana yang kita miliki hanya untuk rehab dan interior gedung. Untuk fasilitas lainnya agar perpustakaan itu bisa berfungsi kita sudah usulkan melalui dana DAK," katanya.

Sebagaimana diketahui ada dua gedung Unisi yang dibangun pada saat Inhil dipimpin oleh Bupati Indra M Adnan. Satu sudah difungsikan untuk perkantoran, satunya lagi yang nantinya akan dijadikan perpustakaan daerah.**(suf)