Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Keberadaan Unit Pelaksana Teknis(UPT) Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau yang terbentuk berdasarkan Peraturan Gubernur Riau Nomor 52 tahun 2017 ternyata belum bisa beroperasional sebagaimana mestinya.

Menyadari hal itu, Dr Matnuril, SIP, M.Si selaku Kepala UPT Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau melakukan kunjungan ke Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Sumatera, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia yang terletak dijalan Seobrantas, Panam, Pekanbaru, Jumat 9 Juli 2021.

Ikut serta bersama Matnuril antaralain, Kasi Pengendalian Mutu Ir Rahidi, Kasubag TU, Endah Riani SIP, MSi, dan sejumlah staf, saat kunjungan mereka disambut oleh Kabid Evaluasi dan Tindak Lanjut Suharyanto, dan Kasubid UKL (Uji kualitas Lingkungan) M Hidayathudin.

Mengawali pertemuan, Matnuril menjelaskan kalau dirinya baru saja diberi amanah menjadi Kepala UPTLaboratorium Lingkungan, tepatnya dilantik pada 30 Juni 2021 lalu.

"UPT Laboratorium Lingkungan ini sudah terbentuk sejak tahun 2017, namun belum bisa beroperasi sebagaimana mestinya, karena itulah kami hari ini berkunjung ke P3E Sumatera, guna melakukan koordinasi dan melihat langsung kegiatan di sini," kata Matnuril.

Matnuril mengatakan sebagai UPT baru, masih banyak yang perlu dibenahi di UPT Laboratorium Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, baik itu dari segi fasilitas maupun pada sisi SDM.

"Kami belum memiliki gedung lab, dan juga SDM, mudah-mudahan pertemuan ini bisa memberi kami masukan bagaimana bisa bekerja optimal, meski belum dilengkapi dengan keberadaan labor atau pun SDM," ujar Matnuril.

Menyikapi hal itu Suharyanto menegaskan kepada Matnuril dan rombongan bahwa dengan ketiadaan labor dan juga SDM, saat ini yang perlu ditunjukkan adalah bagaimana Dia bisa memanejerial UPT tersebut sehingga bisa mulai dikenal dan keberadaan nya tidak dianggap hanya sebagai pelengkap struktur organisasi di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau.

"Dengan keterbatasan yang dimiliki UPT Laboratorium Lingkungan saat ini jangan dijadikan sebagai alasan untuk bermalas-malasan dalam melaksanakan pekerjaan," sebutnya.

"Dalam situasi seperti ini tidak harus berhenti. Karena yang besar itu pasti dimulai dari yang kecil dulu, teruslah kelola semangat dan pikiran kita untuk bisa membawa kemajuan bagi UPT tersebut," lanjut Suharyanto.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pekerjaan awal yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan kunjungan ke lab yang ada di Riau ini, cari tau kekurangan dan kelebihannya.

"Selain itu bisa juga dengan membuat kegiatan pelatihan yang berguna untuk memajukan SDM, bisa disesuaikan dengan kondisi saat ini, yakni pelatihan secara online, dengan melibatkan peserta dari Kabupaten dan Kota," sebutnya.

Semantara Hidayathudin menegaskan agar UPT Laboratorium Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Riau ini bisa berfungsi dengan sebagaimana mestinya, perlu adanya kesamaan visi dan misi dari Kepala Dinas nya.

"Kerena UPT ini kan berada di bawah Dinas, jadi harus didukung penuh oleh Kepala Dinasnya, jangan seperti sebelum-sebelumnya, dimana kunjungan seperti ini juga dilakukan Kepala UPT sebelumnya, tapi ketika mengadakan kegiatan, Kepala Dinas nya tidak mau ikut menjadi narasumber," jelasnya.

Karena itu Dia berharap Matnuril bisa melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas, pihak BKD, Bappeda, DPRD dan pihak terkait lainnya, sehingga bisa disatukan visi untuk menghidupkan UPT tersebut.

"Pak Matnuril bisa memaparkan apa-apa yang menjadi tupoksi UPT ini dihadapan mereka, dan harus bisa juga meyakinkan kepada mereka bagaimana sebenarnya keberadaan UPT ini sangat penting," ungkapnya.

Menyikapi hal itu, Matnuril menyebut bahwa berbagai masukan yang diberikan, dan Dia berharap kedepan bisa terus menjalin kerjasama.

"Banyak sekali masukan yang kami dapatkan dalam pertemuan hari ini, semoga bisa kami laksanakan dengan baik," ungkapnya.

Diakhir kunjungan Matnuril dan rombongan diajak melihat laboratorium milik P3E Sumatera.**(mad)