Gaungriau.com (KUALA ENOK) -- Pembangunan jembatan di Kelurahan Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diprediksi tidak selesai sesuai kontrak. Sejuah ini masih banyak pekerjaan berat yang belum dikerjakan oleh rekanan.

Seperti yang tertera di papan plang , proyek dengan total anggaran 3.408.895.512.53 dimulai pengerjaan pada 18 Agustus dan berahir 15 Desember 2020. Dengan sisa waktu beberapa hari lagi, kemungkinan pekerjaan selesai tepat waktu sangat tidak mungkin.

Informasi yang didapat media ini di lapangan, pekerjaaan yang masih belum dikerjakan adalah pemasangan pagar,
perakitan besi cor lantai, pengecoran balok, pemasangan plat seng lantai dan beberapa item lainnya.

"Dengan sisa waktu yang ada, mustahil pekerjaan jembatan Kuala Enok ini, akan selesai tepat waktu sesuai kontrak yang tertera," ujar MI salah seorang warga Kuala Enok kepada media ini.

Padahal sebelumnya sudah banyak pihak yang mengingatkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Inhil terkait dengan progres pekerjaan yang minim saat bulan pertama dan kedua pelaksanaan kegiatan. Tapi peringatan tersebut, terkesan kurang diindahkan. Bahkan pihak BPBD Inhil sangat percaya diri pekerjaan akan selesai tepat waktu.

Kenyataan yang terjadi sangat bertolak belakang. Bahkan beberapa pihak yang ahli dan berkecimpung dengan dunia kontruksi meyakini pekerjaan tidak akan selesai, bahkan ucapan mereka sudah disampaikan sekitar satu bulan yang lalu.

"Kalau saya lihat foto yang ada, tidak mungkin pekerjaan tersebut akan selesai," ujar salah seorang rekanan kepada media ini.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil Yusfik ketika di hubungi media ini melalui WA, ahir pekan kemaren mengatakan semoga siap sesuai jadwal.

Ketika didesak lebih jauh jalau seandainya tidak siap, Yusfik mengatakan, "Kita liat nanti apa kita perpanjang atau bagai mana kita rapat bersama konsultan dan pengawas," katanya.**(suf)