Gaungriau.com (MERANTI) -- Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan Program Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dipandang penting untuk di aktifkan dan diterapkan di seluruh Sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti Drs Nuriman mengajak dan menghimbau seluruh pihak sekolah dapat mengaktifkan UKS dan menerapkan Program PHBS tersebut.

"Mengingat sangat penting nya lingkungan yang sehat serta prilaku yang sehat sangat menentukan kenyaman dalam proses belajar mengajar serta menjamin terbebas nya sumber penyakit tentu perlu kiranya diterapkan dan mesti di tekan dalam aturan di sekolah sekolah yang ada," Kata Nuriman.

Menurutnya, Memperkenalkan dunia kesehatan pada anak-anak di sekolah, seyogyanya tidak terlalu susah karena pada umumnya tiap sekolah sudah memiliki UKS.

"UKS adalah usaha untuk membina dan mengembangkan kebiasaan serta perilaku hidup sehat pada peserta didik usia sekolah yang dilakukan secara menyeluruh dan terpadu. tujuan UKS tidak lain mengarah pada praktik PHBS di sekolah. Karena terdiri dari sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik, guru dan masyarakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran.Sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat," Kata Nuriman.

Indikator PHBS di sekolah menurut mantan Setwan DPRD ini diantaranya menyuci tangan dengan air yang mengalir dan memakai sabun, Mengonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah, Menggunakan jamban yang bersih dan sehat, olahraga yang teratur dan terukur, Memberantas jentik nyamuk,tidak merokok di sekolah, menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap bulan dan Membuang sampah pada tempatnya.

Menurutnya bila program PHBS dapat diterapkan dan dipatuhi tentunya akan bermanfaat baik bagi lingkungan sekolah serta para siswa.

"Kita menghimbau dan mengajak kepada seluruh pengurus Sekolah untuk dapat menerapkan program PHBS ini karena bila ini di jalankan secara baik dan maksimal tentunya berimplikasi kepada mutu pendidikan" Ajak Nuriman.**(Ridon)