PEKANBARU -- Gaungriau.com -- Kendati hasil dari lembaga survei Poltracking Indonesia menyebutkan jika paslon Syamsuar - Edy Nasution merupakan Paslon yang paling diingini masyarakat Riau menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur dengan elektabilitas sebesar 19,8%.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Harian KARIB T. Zulmizan F. Assagaff mengatakan jika pihaknya merasa bersyukur dengan hasil survei yang
dirilis tgl 25 Maret 2018 kemarin. Dimana paslin dengan nomor urut satu ini memiliki elktabilitas sebesar 19,8% dan menjadi yang teratas jika dibandingkan dengan tiga Paslon lainnya.

"Pencapaian tersebut patut disyukuri, setidaknya masyarakat bisa menilai dan tahu akan sosok paslon Syamsuar -Edy Nasution, "ungkapnya.

Menurur Zulmizan, lembaga survei Poltracking merupakan suatu lembaga yang kredibel dan disegani. Hal ini tentu bermakna dari jerih payah perjuangan selama ini Pasangan Syam-Edy bersama seluruh tim, baik Struktur Parpol KARIB, Relawan Sahabat Karib Syam-Edy yg terhimpun dalam puluhan rumpun dan simpul dan seluruh simpatisan dari masyarakat, sudah mulai membuahkan hasil.

Meski demikian, pihaknya tetap menyerukan kepada seluruh tim di seantero Riau. Baik itu kepada struktur Partai-partai KARIB setiap jenjang, seluruh Rumpun dan Simpul Relawan Sahabat Syam-Edy dan segenap Simpatisan agar tidak terlena atau lengah dengan capaian ini.

"Artinya, Jangan cepat berpuas diri, karena itu adalah pantangan bagi juara sejati. Dan tidak boleh ada pesta sebelum kemenangan benar-benar nyata pada akhirnya," imbuhnya.

Zulmizan menilai survey "bukan segala-galanya", akan tetapi sebagai produk ilmiah, hasil survey yang obyektif dan kredibel adalah data yang sangat penting sebagai dasar untuk membuat keputusan, menyusun strategi dan taktik (stratak), serta menyiapkan jalan peta (road map) pemenangan yang jitu, efektif dan dan efisien.

"Kami menyerukan kepada seluruh tim agar menjadikan capaian ini sebagai motivasi dan "cambuk" untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas dan lebih ikhlas, dengan tetap rendah hati dan mengedepankan prinsip bersaing secara sehat, santun dan bersahaja, sebagaimana yg telah menjadi karakter perjuangan Syam-Edy selama ini. Insya Allah hasil tidak akan mengkhianati ikhtiar," ujar Zulmizan lagi.

Dikatakan pria berkacamata ini pihaknya juga ingin membantah pernyataan yang menyatakan bahwa Tim maupun pasangan Syamsuar-Edy yang membiayai Survei ini.

"Kami, baik tim pemenangan maupun Pasangan Syamsuar - Edy Nasution tidak ada membiayai survey Poltracking tersebut dan sampai saat ini kami belum mempunyai hubungan kerjasama dalam bentuk apa pun dgn Poltracking, baik sekedar survey ataupun pendampingan pemenangan Pilkada ataupun yang lainnya," tutupnya.**(rls/yan)