• Muhammad Adil

PEKANBARU -- Gaungriau.com -- Wakil Rakyat DPRD Riau menilai Badan Pengawasan Obat dan Makanan kecolongan dalam melakukan pengawasan obat dan makanan yang beredar di Riau. Hal itu disampaikan terkait adanya sarden yang terdapat cacing beredar di Riau.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau, Muhammad Adil menilai, BPOM kecolongan dalam melakukan pengawasan karena sebelum beredar semua obat dan makan harus melalui uji dan layak edar dari BPOM.

"Kalau begini kecolongan namanya, harusnya mereka itu melakukan pengawasan dan memastikan makanan yang layak dan sehat untuk dikonsumsi masyarakat," ungkap Muhammad Adil kepada wartawan.

Menurut Politisi Hanura ini, dengan adanya ditemukan ikan sarden kemasan beredar di Riau jelas kecolongan BPOM dalam melakukan tugasnya dan jika memang tidak mampu menjalankan disarankan kepada BPOM untuk mundur dari jabatan.

Adanya ikan kaleng kemasan atau ikan sarden yang terdapat cacing di dalamnya beredar ditemukan di Riau yakni di Kabupaten Kepulauan Meranti beberapa waktu lalu.**(rud)