SELATPANJANG -- Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim menegaskan Pemda Kabupaten Kepulauan Meranti siap mendukung upaya antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahat (Karlahut) dan mengantisipasi kerusakan lingkungan, namun untuk megoptimalkannya dibutuhkan sumberdaya dan peralatan yang memadai, untuk itu ia mengharapkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau dalam hal ini Dinas Lingkungan  Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau untuk membantu peralatan, anggaran dan sumberdaya lainnya.

Keinginan Wakil Bupati itu, disambut positif oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau Yulwiriati Moesa, ia berjanji akan menjalankan programnya untuk membantu penanggulangan Karlahut dan menjaga lingkungan hidup di Meranti melalui berbagai program di Dinas LHK Provinsi Riau.

Diantaranya adalah dengan membentuk Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di Meranti, dan penanaman mangrove didaerah-daerah pesir pantai. Selain itu juga akan membantu membangun sekat kanal dan sumur bor untuk mengantisipasi Karlahut. Namun sayangnya Yulwiriati belum bisa menyebutkan anggaran pastinya dengan alasan masih mengkaji beberapa hal.

"Kita punya program untuk mengantisipasi kerusakan didaerah pesisir dengan menanam mangrove, selain itu juga akan membentuk KPH dan menunjuk koordinatornya didearah. Untuk mengantisipasi Karlahut Pemerintah Provinsi juga akan membantu pembangunan kanal dan sumur bor," jelasnya saat mengikuti Rapat Koordinasi dengan Pemda Kabupaten Meranti bersama Forkopimda dan SKPD terkait, di ruang Melati Kantor Bupati, Senin 30 Januari 2017, kemarin.

Kedatangan Kadis LHK Provinsi Riau Yulwiriati Moesa bersama Dir Reskrimsus Polda Riau Kombespol. Rivai Sinambela dan jajaran pejabat Eselon III dan IV Dinas LHK Riau. turut hadir dalam rapat itu Kapolres Meranti, Perwira Penghubung TNI, Asisten Sekdakab. Meranti, Kepala Bappeda, Kepala BPBD, Camat, Tim Polhut Provinsi Riau dan lainnya.

Setelah mendengarkan keterangan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau tersebut, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim berharap bantuan yang dijanjikan dapat direalisasikan, Wabup menilai pernyataan Kadis LHK itu masih menggantung karena tidak menyebutkan jumlah anggaran dan kepastian realisasinya. 
"Pernyataan bantuan dari Kepala Dinas LHK ini masih mengantung-gantun, kami harap bisa direalisasikan," ucap H. Said Hasyim dengan senyumannya yang khas.