• Edwar Sanger

PEKANBARU -- Tampaknya kebijakan pemotongan honor Tenaga Harian Lepas (THL) yang dilakukan diseluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru secara langsung sangat berdampak kepada kehidupan perekenomian mereka.

Bahkan, THL di lingkungan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Pekanbaru akan melakukan aksi mogok kerja jika gaji mereka dipotong. Hal ini menyusul adanya surat edaran yang ditandatangani oleh Sekdako Pekanbaru terkait pemotongan gaji THL. 

Menanggapi hal tersebut Plt Walikota Pekanbaru Edwar Sanger, ketika ditemui, Rabu2 Nopember 2016 mengatakan bahwa dirinya tidak tahu tentang pemotongan gaji THL dilingkungan Pemko Pekanbaru khususnya pasukan kuning. Guna menghindari polemik, dirinya akan segera memanggil Sekdako Pekanbaru untuk meminta penjelasan terkait pemotongan gaji THL.

"Saya akan panggil Pak Sekko, ini apa masalahnya, kendalanya dimana. Input dan out put nya harus pas lah. Jangan sampai menuai polemik,"kata Edwar.

Edwar mengaku mengetahui persoalan ini melalui media dan akan mengintruksikan kepada Sekdako untuk segera berkoordinasi dengan seluruh SKPD khusunya DKP. Persoalan ini harus segera dicarikan solusinya sebelum terjadi dampak yang lebih luas.

"Saya minta ini dikoordinasikan kepada semuanya. Sekda harus bertemu dengan DKP dan SKPD yang lain. Dicari dulu solusinya seperti apa,"katanya menambahkan.

Edwar meminta semua pihak harus saling memahami. Sehingga tidak terjadi benturan dilapangan. Dirinya sejauh ini belum mengetahui secara persis terkait persoalan tersebut, sehingga belum ada keputusan apa pun yang dirinya keluarkan untuk menyelesaikan kisruh pemotongan gaji THL ini.

"Kita satukan persepsi dulu. Pemotongan ini saya belum tau, THL mana saja yang dilakukan pemotongan, kita tidak mau gegabah dalam mengambil keputusan,"paparnya.