BAGANSIAPIAPI -- Kesederhanaan bangunan sekolah Yayasan Datuk Batu Hampar yang berada ditengah kota Bagansiapiapi tidaklah begitu membahana dihati masyarakat setempat seperti sekolah terkenal lainnya. Namun dibalik kesederhanaan itu rupanya menyimpan kebaggaan tersendiri bagi pengelola dan para pendidik di sekolah tersebut.

Artinya, sekolah ini janganlah dipandang sebelah mata, sebab sekolah ini mampu melahirkan orang orang hebat.Sejak berdiri tahun 1976 silam bangunan sekolah ini terlihat tidak terurus.

Kesemua itu bukan ketidak mauan pengelola,namun disebabkan keterbatasan dana sehingga seperti atap sekolah yang sudah banyak keropos,kayu pelaponnya lapuk sudah tidak bisa terganti. Akan tetapi semangat dan upaya para pengelolal dan pendidiknya tidak surut atau patah semangat mengajar dalam menularkan ilmu pengetahuannya kepada siswa/inya. Sehingga sekolah ini banyak melahirkan orang-orang hebat.

Yayasan Datuk Batu Hampar salah seorang tokoh terkenal Rokan Hilir melalui kepala sekolah sekaligus pengelola sekolah dibawah  Edi Subroto saat ditemui Selasa 20 September 2016 siang kemarin bahwa sekolah yang ia pimpin ini dengan jumlah ratusan siswa/i tetap mempertahankan kualitas.  

"Sebab dari segi kulaitas itu penting, lulusan kita tetap diperhatikan agar mereka (Siswa -red) yang lulus dari sekolah kita bisa berkompetisi dengan siswa lulasan sekolah terkenal lainnya bila melanjutkan keperguruan tinggi, baik negeri maupun swasta,"kata Edi Subroto.

Hal itu ia buktikan dengan banyaknya pejabat Rohil jebolan dari sekolah itu."Seperti Pak Wakil Bupati Djamaluddin tamat dari sekolah kita, Bapak Asiten H Ali Aspar, bapak H Rusli Efendi yang kita tau beberapa kali terpilih jadi DPRD di propinsi Riau, saat ini beliau kabarnya menjabat sebagai sekretaris di Mesjid negara Indonesia Mesjid Istiqlal di Jakarta,"kata Kepala sekolah yayasan ini Edi subroto.