• Asisten lll Pemkab Siak. saat membuka turnamen gasing

SIAK -- Pemerintah Kabupaten Siak terus berupaya untuk membangkitkan kembali permainan tradisional. Salah satunya permainan Gasing yang merupakan budaya lama di negeri eks kerajaan tersebut. Agar tidak hilang ditelan zaman, permainan rakyat ini harus dilestari dan dipertahankan.

Hal ini disampaikan Asisten Administaris Umum, Drs H Jamaluddin MSi saat membuka open turnamen Gasing yang dilaksanakan di Kampung Kwalian, Kelurahan Kampung Rempak, Jumat 9 September 2016.

"Permainan Gasing ini harus dapat kita pertahankan, apalagi Kabupaten Siak saat ini sebagai daerah destinasi wisata di Provinsi Riau. jadi,  keberadaan permainan tradisional ini akan mendukung promosi wisata yang ada di daerah kita. Kalau bukan kita yang melestarikan permainan tradisional ini, siapa lagi? Semoga upaya pengurus gasing untuk melestariannya berjalan dengan mulus serta diharapkan mendapat dukung dari semua pihak," ungkap Jamaluddin.

Sementara, Ketua Panitia H Arifin mengatakan, permainan tradisional ini diikuti sebanyak 12 tim. Yang mana tujuannya untuk memberikan nuansa baru bagi masyarakat Siak. 

"Kegiatan ini kita suguhkan dengan permainan tradisi gasing. Dengan harapan semoga kedepan permainan gasing bisa terus lestari di Kabupaten Siak ini. Kami juga berencana untuk melanjutkan pertandingan gasing untuk anak-anak. Dengan demikian anak-anak kita pada sekarang ini akan selalu ingat dengan permainan rakyat yang telah ada sejak zaman dahulu," kata Arifin.

Meski permainan Gasing ini merupakan permainan lama, namun keberadaanya saat ini sudah dilupakan oleh masyarakat. "Inilah saatnya kita kembali mengangkat seni Budaya permainan gasing tersebut agar tidak terlupakan," harapnya.